Lima jurnalis yang hilang kontak saat melakukan peliputan di sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda. Foto: Istimewa TODAYNEWS.ID – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) terus memperluas penyisiran dalam operasi pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang di perairan Selat Sunda, Rabu (16/9/2026).
Dalam operasi yang telah memasuki hari kesembilan ini, Basarnas telah mengerahkan sebanyak 22 kapal dan 570 personel untuk melakukan pencarian yang mencakup area sekitar 3.439 mil laut persegi.
Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto, mengatakan wilayah pencarian dibagi menjadi delapan sektor dengan melakukan penyisiran lebih terarah dan memperhitungkan kondisi arus, gelombang, serta angin.
Menurut Rizky, hasil pemetaan SAR menunjukkan salah satu fokus pencarian berada di wilayah tenggara Gunung Anak Krakatau.
“Fokus pencarian hari ini dilakukan di seluruh sektor yang telah direncanakan berdasarkan SAR map, dengan memperhitungkan arus, gelombang, dan angin,” ujar Rizky dalam keterangannya, Rabu (16/9/2026).
Ia menjelaskan, pembagian area pencarian menjadi beberapa sektor dilakukan untuk mempersempit jarak penyisiran antarkapal. Dengan demikian, proses pencarian dapat dilakukan lebih intensif dan cakupan wilayah yang disisir dapat diperiksa secara lebih optimal.
“Kalau kemarin track spacing kapal pada saat melakukan pencarian itu sekitar tiga mil laut, kalau sekarang sekitar satu sampai dua mil laut. Untuk penyisirannya lebih dikuatkan lagi,” ujar Rizky.
Sebagai informasi, kelima jurnalis tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas, pewarta foto LKBN ANTARA; Ari Basuki dari Merdeka.com; Yudistiro Pranoto dari iNews; Firman Daus dari Anadolu Agency; serta Donal Husni, pewarta foto atau jurnalis lepas.
Sementara tiga anggota rombongan lainnya yakni Warta yang berperan sebagai kapten kapal, Sukarman atau Surakman sebagai anak buah kapal (ABK), serta Heriyanto yang berperan sebagai pemandu atau guide.
Kelima jurnalis dan tiga anggota rombongan tersebut dilaporkan hilang kontak setelah bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9/2026) menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.