ASN Pemprov Kalteng lintas OPD dukung penanganan karhutla di Palangka Raya baru-baru ini. Foto: Pemprov Kalteng TODAYNEWS.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan meningkatkan sinergi antara aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, relawan, serta unsur pemadam lainnya. Langkah tersebut dilakukan setelah status penanganan karhutla ditingkatkan menjadi tanggap darurat.
Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kalteng Agustan Saining di Palangka Raya, Jumat, mengatakan keterlibatan berbagai unsur diperlukan karena penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga mencakup pemantauan dan pencegahan agar kebakaran tidak meluas.
“Maka seluruh personel yang telah diperkuat diharapkan dapat bergerak secara terpadu sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing serta saling mendukung dalam menghadapi setiap titik api yang terpantau,” jelasnya.
Dia menekankan seluruh unsur yang terlibat di lapangan harus saling mendukung agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat dan maksimal.
Selain itu, ASN Pemprov Kalteng lintas OPD turut dikerahkan untuk mendukung penanganan karhutla di lapangan.
Pengerahan tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan dalam rangka penguatan penanganan karhutla bersama relawan ASN yang dilaksanakan baru-baru ini.
Agustan menjelaskan apel tersebut bukan merupakan kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan, melainkan bagian dari upaya memperkuat personel dan kesiapsiagaan pemerintah dalam menghadapi karhutla di sejumlah wilayah Kalteng.
Sementara itu, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menegaskan pentingnya kebersamaan seluruh unsur dalam menghadapi karhutla yang terjadi.
Menurut dia, penanganan karhutla membutuhkan kerja sama antara pemerintah, aparat, relawan, dunia usaha, dan masyarakat agar upaya pengendalian dapat dilakukan secara lebih optimal.
“Kita harus bergerak bersama, memperkuat koordinasi dan memastikan penanganan di lapangan berjalan dengan baik,” tegasnya.