x

Prabowo Siapkan 1.000 Perwira TNI-Polri Turun ke Daerah Cegah Karhutla Sumsel

waktu baca 2 menit
Selasa, 25 Agu 2026 11:03 25 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Pemerintah pusat menyiapkan sekitar 1.000 perwira TNI dan Polri untuk turun langsung ke daerah guna memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan.

Presiden Prabowo Subianto mengatakan pengerahan personel tersebut terutama diarahkan untuk memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Langkah itu dinilai penting agar pencegahan karhutla tidak hanya mengandalkan penanganan ketika kebakaran sudah terjadi.

“Kami di pusat, terutama TNI, juga Polri, menyiapkan seribu perwira untuk diturunkan untuk membantu sosialisasi dan edukasi,” kata Prabowo saat memimpin rapat penanganan karhutla di Posko Utama Satuan Tugas Karhutla Provinsi Sumatra Selatan, Palembang, Senin (24/8/2026).

Menurut Prabowo, personel dari pusat akan bekerja bersama aparat dan pejabat di daerah. Dengan demikian, penanganan karhutla diharapkan menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah daerah.

Presiden juga meminta setiap titik panas yang teridentifikasi segera ditindaklanjuti. Kecepatan merespons titik panas menjadi salah satu kunci agar potensi kebakaran tidak berkembang menjadi lebih luas.

Prabowo mengingatkan karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga ancaman terhadap kesehatan masyarakat akibat asap yang ditimbulkan.

“Kalau hutan terbakar, seluruh rakyat yang akan kena, pernafasan, dan sebagainya. Ini bencana yang sangat berbahaya,” ujarnya.

Meski demikian, Prabowo menyebut kondisi karhutla tahun ini masih jauh lebih rendah dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Pemerintah tetap diminta meningkatkan kewaspadaan karena adanya potensi El Nino yang cukup berat.

Selain pengerahan personel, pemerintah juga diarahkan menyiapkan strategi jangka panjang di kawasan gambut. Prabowo mendorong penambahan sumur bor, embung, dan kanal sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan air sekaligus mencegah gambut mengering.

Presiden bahkan meminta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengkaji agar infrastruktur pengendalian karhutla tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, misalnya melalui pengembangan budi daya ikan tertentu di embung.

“Alam ini kita harus kreatif, harus kita inovatif, cari peluang,” pungkas Prabowo.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

4 hours ago
6 days ago
1 week ago
1 week ago
1 week ago
1 week ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor