x

Upaya Mewujudkan Kampus Hijau, UPI Siap Tanam 13 Ribu Bibit Pohon

waktu baca 2 menit
Kamis, 20 Agu 2026 11:00 42 Asep Awaludin

TODAYNEWS.ID – Sebanyak 13.386 mahasiswa baru Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) ikut dalam donasi pohon pada rangkaian acara Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum (MOKA-KU) UPI tahun 2026.​

Rektor UPI Didi Sukyadi menjelaskan, gerakan ini bertujuan untuk menyejukkan lingkungan kampus yang dinilai masih memiliki banyak lahan kosong untuk ditanami.

“Satu mahasiswa baru kita minta untuk mendonasikan satu batang pohon. Insyaallah kita mengumpulkan sekitar 13 ribu bibit pohon tanaman keras,” ujarnya usai penanaman pohon di halaman depan Gymnasium UPI, Rabu (19/8/2026).

Saat ini, bibit-bibit pohon tersebut dihimpun dan disimpan di sekitar area gedung asrama kampus untuk mendapatkan perawatan serta penyiraman rutin. Proses penanaman massal rencananya akan direalisasikan saat memasuki musim penghujan.

Menurut Didi, penanaman pohon ini tidak hanya sekadar penyerapan karbon dan penyedia oksigen, tetapi juga bertujuan memulihkan ekosistem fauna lokal, seperti burung-burung liar di area kampus.

“Kampus kita ini ruangnya terbatas, tetapi masih banyak lahan yang perlu ditanami agar udara makin sejuk dan tidak panas. Selain menjadi sarana mahasiswa untuk bersantai, ini juga menjadi upaya kita menyediakan habitat bagi fauna seperti burung,” jelasnya.

Menariknya, mekanisme pengumpulan pohon tahun ini dinilai jauh lebih efektif dan terkoordinasi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Mahasiswa baru memanfaatkan berbagai jalur pengiriman, mulai dari membawa langsung hingga menggunakan jasa pengiriman ojek daring.

“Ini tahun ketiga saya berusaha menjalankan program ini, dan tahun ini yang paling sukses. Perencanaannya lebih matang dan sosialisasi ke mahasiswa baru maupun panitia senior berjalan sangat baik (smooth),” ungkapnya.

Aksi hijau ini juga didukung oleh inovasi internal akademisi UPI. Pohon-pohon yang ditanam akan menggunakan pupuk organik hasil riset dan pengolahan kompos dari Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan serta penelitian lahan di Bumi Siliwangi/Sariwangi.

“Pupuk organik ini dibuat oleh teman-teman FPOK dari hasil composting. Sudah diuji coba dan hasilnya sangat bagus untuk menyuburkan tanaman. Ke depan, pupuk hasil riset ini juga berpotensi dikomersialkan untuk masyarakat luas,” terangnya.

Jika kebutuhan lahan penanaman di dalam lingkungan kampus UPI sudah terpenuhi, pihak rektorat berkomitmen untuk mendistribusikan sisa bibit pohon kepada masyarakat luas.

​Bibit-bibit tersebut nantinya akan dibawa oleh mahasiswa dalam kegiatan pengabdian masyarakat, bakti sosial, atau didonasikan ke Pemerintah Kota Bandung dan instansi lain yang membutuhkan bibit penghijauan.

“Ini kewajiban kita untuk mewariskan bumi yang lebih baik dan mengurangi dampak pemanasan global. Salah satu langkah konkrit yang bisa kita lakukan adalah dengan terus menanam pohon,” pungkasnya.***

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago
4 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor