x

Kemenhub Periksa Fasilitas Transportasi NTT Usai Gempa M7,7

waktu baca 3 menit
Sabtu, 15 Agu 2026 13:22 45 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – Gempa bumi berkekuatan M7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8) pagi, menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas transportasi. Pemeriksaan menyeluruh kini dilakukan di pelabuhan, terminal, dan bandar udara untuk memastikan layanan tetap aman.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan keselamatan penumpang dan petugas menjadi prioritas utama dalam penanganan dampak gempa. Seluruh unit kerja terkait telah diperintahkan memeriksa kondisi sarana dan prasarana transportasi di wilayah terdampak.

“Kami turut berduka cita dan prihatin atas peristiwa gempa bumi yang terjadi di wilayah NTT. Kami telah menginstruksikan seluruh unit kerja terkait untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap fasilitas-fasilitas transportasi terdampak, baik pelabuhan, terminal hingga bandara, guna memastikan seluruh sarana dan prasarana berada dalam kondisi aman pasca terjadinya gempa bumi. Keselamatan penumpang dan seluruh petugas harus tetap jadi prioritas utama,” ujar Menhub Dudy di Jakarta, Sabtu (15/8).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya mengakhiri peringatan dini tsunami pada pukul 07.30 WIB setelah tidak lagi mendeteksi kenaikan muka air laut yang membahayakan. Gempa yang terjadi pada pukul 04.58 WIB tersebut bersumber dari aktivitas Flores Back-Arc Thrust.

Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama menjelaskan, hasil pemutakhiran menunjukkan pusat gempa berada di laut pada koordinat 8,41° LS dan 121,39° BT, sekitar 30 kilometer arah timur laut Nagekeo. Gempa dangkal dengan kedalaman 15 kilometer itu memiliki mekanisme pergerakan sesar naik (thrust fault).

Berdasarkan laporan yang diterima Kementerian Perhubungan, sejumlah fasilitas terdampak berada di Pelabuhan Laurentius Say, Pelabuhan Reo, Pelabuhan Nangakeo, hingga Bandar Udara Komodo. Tingkat kerusakannya bervariasi, sementara pemeriksaan lanjutan masih dilakukan oleh petugas.

Di Pelabuhan Laurentius Say, bagian dermaga dan bangunan ruang tunggu dilaporkan roboh. Saat gempa terjadi, KM Bukit Siguntang sedang bersandar di dermaga tersebut. Sementara itu, kerusakan pada kantor dan terminal juga ditemukan di Pelabuhan Reo, tetapi tidak menimbulkan korban jiwa.

Kerusakan ringan berupa plafon runtuh dan tembok retak ditemukan pada sejumlah fasilitas di Pelabuhan Nangakeo. Kondisi tersebut membuat layanan perintis dihentikan sementara. Adapun di Bandar Udara Komodo, kerusakan ditemukan pada Gedung PKP-PK, Terminal Sisi Darat, Gedung Administrasi, serta fasilitas sisi udara (fillet Taxiway A). Tidak ada korban jiwa dan operasional bandara tetap berjalan normal dengan pembatasan.

Dudy meminta jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemenhub terus berkoordinasi dengan BMKG, Basarnas, TNI/Polri, Pemerintah Daerah, serta operator transportasi untuk memantau perkembangan situasi. “Meskipun peringatan dini tsunami telah dicabut, saya minta seluruh pihak untuk tetap mengutamakan aspek keselamatan dalam bermobilitas, khususnya di wilayah terdampak. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, selalu update informasi resmi terkait cuaca dari BMKG, dan senantiasa ikuti arahan petugas di lapangan,” terang Menhub Dudy.

Kemenhub akan terus memantau kondisi fasilitas transportasi dan menyampaikan perkembangan secara berkala. Masyarakat juga diminta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. “Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk terus memberikan informasi terkini kepada masyarakat serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna menjamin keselamatan, keamanan, dan kelancaran transportasi di wilayah NTT dan sekitarnya. Saya berharap aktivitas masyarakat dapat kembali normal seperti sedia kala,” pungkas Menhub.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

20 hours ago
1 day ago
1 day ago
2 days ago
3 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor