x

Setelah Vakum 7 Tahun, Liga Putri Indonesia Kembali Digelar Oktober 2026

waktu baca 2 menit
Selasa, 11 Agu 2026 14:32 52 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Liga Putri Indonesia kembali bergulir setelah terakhir kali digelar pada 2019. Kompetisi sepak bola wanita nasional itu dijadwalkan berlangsung mulai 17 Oktober 2026 hingga akhir Januari 2027.

Sebanyak enam klub akan ambil bagian dalam Indonesia Women’s League 2026/2027. Keenam klub tersebut yakni Persija Jakarta, Persita Tangerang, Dewa United, Garudayaksa, Persikad Depok, dan FC Bekasi.

Seluruh pertandingan Indonesia Women’s League 2026/2027 akan dipusatkan di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta. Stadion tersebut akan digunakan secara bergantian oleh enam klub peserta sepanjang kompetisi.

CEO Indonesia Women’s League Teddy Tjahjono menjelaskan kompetisi musim ini menggunakan format triple round-robin. Dengan format tersebut, setiap tim akan menjalani 15 pertandingan pada fase kompetisi.

“Format kompetisinya triple round-robin. Jadi setiap tim akan bermain 15 kali dalam satu musim,” kata Teddy dalam konferensi pers di Kantor I League, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Selain format kompetisi, penyelenggara juga menerapkan aturan mengenai pemain asing. Setiap klub diperbolehkan mendaftarkan maksimal empat pemain asing.

Para peserta juga diwajibkan memiliki setidaknya satu pemain yang berstatus sebagai pemain Timnas Indonesia. Aturan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keterlibatan pemain lokal dalam kompetisi.

Indonesia Women’s League 2026/2027 akan berlangsung selama sekitar tiga bulan. Kompetisi dibagi menjadi fase awal dan fase gugur.

Setelah fase awal berakhir, empat tim dengan posisi terbaik akan melaju ke babak semifinal. Dua tim yang berhasil melewati semifinal kemudian bertemu pada partai final untuk memperebutkan gelar juara.

Pertandingan Persija Jakarta kontra Persita Tangerang dipilih sebagai laga pembuka kompetisi. Duel tersebut akan menandai kembalinya liga khusus sepak bola putri ke panggung kompetisi nasional setelah penantian panjang.

Kembalinya kompetisi ini diharapkan dapat meningkatkan gairah publik terhadap sepak bola putri Indonesia. Penyelenggara juga menyiapkan konsep pertandingan yang tidak hanya berfokus pada laga di lapangan.

Teddy mengatakan setiap pertandingan nantinya ingin dikemas layaknya sebuah festival. Konsep tersebut akan menghadirkan berbagai aktivitas pendukung, termasuk jajanan dan musik di sekitar pertandingan.

“Kami nanti ingin Liga Putri ini seperti festival, di mana ada jajanan, musik yang menyertai setiap pertandingan,” ujar Teddy.

Dengan enam klub yang berpartisipasi, Indonesia Women’s League 2026/2027 menjadi momentum baru bagi perkembangan sepak bola putri nasional. Kompetisi ini sekaligus menjadi ruang bagi para pemain putri untuk mendapatkan pengalaman bertanding secara rutin di level klub.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

3 hours ago
2 days ago
4 days ago
5 days ago
6 days ago
6 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor