x

Tegaskan Hukum Tak Boleh Tebang Pilih, Prabowo: Tidak Boleh Ada Kriminalisasi!

waktu baca 2 menit
Kamis, 2 Jul 2026 09:25 29 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia sebagai negara hukum harus menjunjung tinggi keadilan. Menurutnya, hukum harus hadir untuk melindungi sekaligus memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa tebang pilih.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam amanatnya pada Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, pada Rabu (1/6/2026).

“Negara kita adalah negara hukum. Karena itu hukum harus kita tegakkan. Hukum harus dihormati dan dihargai. Hukum harus menjadi pelindung rakyat. Hukum harus memberi rasa aman kepada rakyat yang jujur. Hukum harus menjadi tempat berlindung bagi mereka yang lemah,” ucap Presiden.

Ia menggarisbawahi bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara adil dan tidak boleh dimanfaatkan untuk membela kepentingan kelompok tertentu saja.

“Hukum tidak boleh tajam ke bawah, tumpul ke atas. Hukum tidak boleh menjadi alat mereka-mereka yang punya uang. Hukum tidak boleh menjadi alat balas dendam politik. Hukum tidak boleh digunakan untuk kepentingan satu kelompok manapun. Tidak boleh ada kriminalisasi, tidak boleh ada penyalahgunaan wewenang, dan tidak boleh ada siapapun yang kebal terhadap hukum,” tegas Presiden.

Prabowo menambahkan, esensi perlindungan hukum harus benar-benar dirasakan nyata oleh masyarakat, khususnya kaum yang paling rentan. Ia meminta aparat untuk selalu melayani para pencari keadilan.

“Masyarakat yang mencari kebenaran dan keadilan harus dilayani. Orang yang benar harus merasa aman. Orang yang bersalah harus bertanggung jawab atas perbuatannya,” tuturnya.

Selain isu hukum, Prabowo juga menyoroti perkembangan iklim demokrasi di Indonesia. Ia menyatakan bahwa negara terus membangun kehidupan berdemokrasi yang menghargai kritik, namun kualitasnya tetap harus dijaga dengan baik.

“Janganlah demokrasi dibajak oleh mereka-mereka yang punya uang banyak. Janganlah demokrasi kita dirusak oleh kepentingan-kepentingan asing. Perbedaan pendapat tidak boleh berubah menjadi kebencian. Kita adalah semuanya anak bangsa Indonesia. Demokrasi kita harus berciri nilai-nilai bangsa Indonesia,” ucapnya.

Lebih jauh, Prabowo juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus mengedepankan persatuan dan kerukunan. Dalam hal ini, Presiden menegaskan bahwa Polri memiliki peran sebagai penjaga demokrasi yang dewasa.

“Polri harus menjadi penjaga demokrasi yang dewasa. Menjamin setiap warga negara dapat menyampaikan pendapatnya secara damai. Dan pada saat yang sama, menjaga agar hukum tetap tegak dan ketertiban tetap terpelihara,” pungkasnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
2 days ago
3 days ago
3 days ago
4 days ago
6 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor