x

Stasiun Gambir Akan Layani KRL dan Kereta Jarak Jauh

waktu baca 2 menit
Sabtu, 27 Jun 2026 10:13 30 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – Pemerintah menyiapkan transformasi Stasiun Gambir di Jakarta agar tidak lagi hanya melayani kereta api jarak jauh, tetapi juga menjadi titik pemberhentian kereta rel listrik (KRL). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat konektivitas antarmoda sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi perkeretaapian nasional.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan Stasiun Gambir nantinya akan menggabungkan layanan kereta jarak jauh dengan KRL.

“Nanti (Stasiun) Gambir yang selama ini melayani kereta jarak jauh, akan dikombinasikan dengan layanan KRL,” kata Menhub dalam bincang bersama awak media di Jakarta, Jumat.

Menurut Dudy, perubahan tersebut menjadi bagian dari program beautifikasi yang diharapkan menghadirkan wajah baru Stasiun Gambir sebagai etalase layanan perkeretaapian nasional. Melalui program ini, stasiun akan memiliki fasilitas yang lebih modern, nyaman, dan representatif.

Ia menjelaskan, program beautifikasi merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto agar Stasiun Gambir mampu mencerminkan kemajuan transportasi publik di Indonesia. Pemerintah juga telah menunjuk PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai leading sector untuk melaksanakan beautifikasi sekaligus mengembangkan fungsi Stasiun Gambir agar mampu melayani kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin beragam.

Menhub menegaskan kehadiran layanan KRL di Stasiun Gambir tidak akan mengurangi peran Stasiun Manggarai. Sebaliknya, kedua stasiun akan saling melengkapi melalui pembagian fungsi pelayanan yang terintegrasi sehingga memperkuat jaringan perkeretaapian di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Dengan adanya layanan KRL di Gambir, penumpang diharapkan dapat melanjutkan perjalanan menggunakan kereta jarak jauh tanpa harus berpindah ke stasiun lain. Pemerintah juga menyiapkan penambahan jalur rel untuk mendukung operasional kereta jarak jauh dan KRL, sementara jumlah perjalanan akan disesuaikan dengan kebutuhan.

“Mengenai berapa jumlah KRL, nanti kita akan melihat kondisinya, namun dipastikan layanan di Stasiun Gambir akan melayani kereta jarak jauh maupun kereta listrik atau KRL,” beber Menhub.

Melalui pengembangan tersebut, Stasiun Gambir diarahkan menjadi simpul konektivitas yang mengintegrasikan layanan komuter dan antarkota dalam satu kawasan. Menhub berharap wajah baru Stasiun Gambir tidak hanya menghadirkan bangunan yang lebih modern, tetapi juga memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, efisien, dan terhubung bagi masyarakat.

Di kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Allan Tandiono mengatakan PT KAI saat ini masih memfinalisasi perencanaan dan desain program beautifikasi Stasiun Gambir. Ia menyebut proyek tersebut ditargetkan rampung dalam waktu dua tahun sesuai rencana yang telah disampaikan Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin.

“Terkait beautifikasi Gambir sekarang ini PT KAI sedang finalisasi perencanaannya, desainnya, dan seperti disampaikan oleh Dirut KAI targetnya dua tahun penyelesaiannya,” kata Allan.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

16 hours ago
23 hours ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor