Anggota Komisi VII DPR RI Nila Yani Hardiyanti. Foto: TODAYNEWS/Dhanis TODAYNEWS.ID – Kesuksesan TVRI dalam menayangkan gelaran Piala Dunia 2026 pada pekan pertama mendapat respon positif dari Senayan. Komisi VII DPR RI secara khusus memberikan apresiasi atas kelancaran siaran yang sukses memanjakan para pencinta sepak bola di berbagai penjuru tanah air.
Anggota Komisi VII DPR RI Nila Yani Hardiyanti, mengungkapkan rasa bangganya atas kembalinya lembaga penyiaran publik tersebut sebagai pemegang hak siar resmi (official Broadcaster) turnamen sepak bola terakbar di dunia ini.
“Alhamdulillah sekarang Piala Dunia sudah dilaksanakan khususnya di TVRI. Tentu kami sangat mengapresiasi sebesar-besarnya. Komisi VII sangat bangga sekali dengan TVRI karena akhirnya TVRI bisa kembali mengambil official broadcast dari Piala Dunia,” ujar Nila kepada wartawan, Rabu (17/6/2026)
Menurutnya, sebelum pelaksanaan turnamen, Komisi VII DPR RI secara konsisten mengingatkan TVRI agar memastikan seluruh aspek pendukung penyiaran berjalan optimal. Aspek tersebut meliputi kesiapan infrastruktur, teknis penyiaran, hingga sumber daya manusia (SDM).
Dalam berbagai rapat kerja, lanjut Nila, pihaknya menekankan pentingnya kesiapan sistem penyiaran agar masyarakat dapat menikmati pertandingan tanpa kendala.
“Kami harus memastikan bagaimana infrastruktur, kemudian juga teknis, kemudian juga SDM itu harus betul-betul berjalan dengan baik dan lancar,” katanya.
Selain kualitas teknis siaran, Komisi VII DPR RI juga menyoroti pentingnya pemerataan akses siaran Piala Dunia ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Legislator Fraksi PDI Perjuangan itu menjelaskan bahwa TVRI sebagai lembaga penyiaran publik memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan layanan siaran yang dapat diakses masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air.
“Kami terus mengingatkan TVRI dan memastikan seluruh wilayah di Indonesia, mulai dari kabupaten, kota, provinsi, daerah terpencil hingga daerah 3T, semuanya harus terfasilitasi terkait dengan siaran,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa tidak hanya cakupan siaran yang harus diperluas, tetapi kualitas tayangan juga harus menjadi perhatian utama agar masyarakat mendapatkan pengalaman menonton yang baik.
Memasuki pekan pertama penyelenggaraan Piala Dunia, Nila menilai hasil evaluasi sementara menunjukkan capaian yang menggembirakan. Berdasarkan respons yang diterima, masyarakat memberikan penilaian positif terhadap kualitas siaran TVRI.
Menurutnya, kualitas gambar yang ditayangkan TVRI juga dinilai semakin baik dan dapat dinikmati oleh masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
“Alhamdulillah di beberapa hari ini, di minggu pertama Piala Dunia ini, responsnya cukup baik dari masyarakat. Kita juga bisa melihat secara langsung bahwa kualitas gambarnya betul-betul bisa dinikmati oleh masyarakat di Indonesia,” tuturnya.
Apresiasi dari Komisi VII DPR RI tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi TVRI untuk terus meningkatkan kualitas layanan penyiaran publik, terutama dalam menghadirkan tayangan olahraga berskala internasional yang dapat diakses secara merata oleh seluruh masyarakat Indonesia.