x

Cak Imin Buka Suara soal Dinamika Internal PBNU Jelang Muktamar

waktu baca 2 menit
Minggu, 21 Jun 2026 14:39 28 Akbar Budi

TODAYNEWS.ID – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menanggapi dinamika yang berkembang di lingkungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjelang Muktamar ke-35.

Rencananya Muktamar ke-35 PBNU akan berberlangaung pada Agustus 2026 mendatang.

Melalui unggahan di akun X pribadinya pada Minggu (21/6/2026), Cak Imin menegaskan, Nahdlatul Ulama atau NU merupakan organisasi yang mengedepankan harmoni dan persatuan.

“NU itu bukan organisasi politik yang membuat hubungan selalu kompetitif. NU itu orkestrasi kultural yang menyatukan, bukan saling menyingkirkan. Berbagai kemampuan dan kecerdasan sosial bersatu padu,” tulisnya.

Dalam unggahan tersebut, Cak Imin juga menyampaikan pesan tegas kepada pihak-pihak yang dinilai membawa kepentingan politik ke dalam organisasi.

“Yang main-main di NU keluarkan aja. Yang berpolitik silakan di partai aja. NU itu lesehan dan menyatu tanpa ketegangan,” katanya.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap berbagai dinamika internal PBNU menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35.

Meski tidak menyebut pihak tertentu, pesan Cak Imin dinilai sebagai ajakan untuk menjaga khittah dan tradisi kebersamaan yang selama ini menjadi ciri khas NU.

Menutup unggahannya, Cak Imin mengungkapkan kerinduannya kepada almarhum KH. Hasyim Muzadi, yang pernah memimpin PBNU pada periode 1999–2010.

“Kangen Pak Hasyim Muzadi, rek!” tulisnya.

Ungkapan tersebut langsung menarik perhatian warganet dan memunculkan berbagai respons, terutama karena disampaikan di tengah menghangatnya dinamika menjelang Muktamar NU yang akan datang.

“Waah iki, Gus.. 😁,” balas @muhammad_husnil.

“Ipul yg lu maksud cak?,” tulis @pelenjr.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 days ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago
3 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor