x

Kawal RUU Perkoperasian, Fraksi PKS Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan

waktu baca 2 menit
Rabu, 17 Jun 2026 17:03 35 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Kawal RUU Perkoperasian: Perkuat Ekonomi Kerakyatan” dengan menghadirkan sejumlah pakar, akademisi, pengamat ekonomi, hingga Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono.

Adapun FGD tersebut digelar dalam rangka memperkuat regulasi perkoperasian yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat dan penguatan ekonomi nasional berbasis gotong royong.

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Rahmat Saleh, yang hadir sebagai narasumber menegaskan bahwa partainya memposisikan RUU Perkoperasian ini bukan sekadar sebagai aturan teknis kelembagaan.

“RUU Pengoperasian ini kita akan posisikan bukan sekedar regulasi teknis kelembagaan melainkan sebagai instrumen strategis pembangunan ekonomi kerakyatan yang mengimplementasikan amanat konstitusi secara nyata,” ujar Rahmat Saleh dalam paparannya di Ruang Pleno Fraksi PKS Gedung Nusantara I, Komplek DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Dalam pemaparannya, Rahmat Saleh merinci beberapa pokok pikiran strategis yang akan dikawal oleh Fraksi PKS dalam pembahasan RUU Perkoperasian, di antaranya terkait diferensiasi pajak koperasi dan korporasi, akomodasi koperasi syariah, digitalisasi dan modernisasi koperasi hingga penguatan sistem permodalan dan perlindungan.

“Kita berharap RUU perkoperasian ini sebagai pondasi sistem perkoperasian nasional yang modern, inklusif, dan kompetitif secara global, namun tetap berdasarkan pada kekeluargaan dan gotong royong, sebagaimana ditetapkan oleh Undang-Undang Dasar 1945,” papar Rahmat.

Rahmat menambahkan bahwa poin-poin tersebut baru merupakan garis besar dari komitmen perjuangan Fraksi PKS dalam mengawal regulasi ini.

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa FGD ini sengaja dirancang untuk membuka ruang diskusi yang lebar demi menyerap aspirasi dari berbagai pihak.

“Nah, itu beberapa pokok-pokok pikiran yang insya Allah nanti akan coba kita kawal, ya, dan tentu itu baru garis besarnya dan banyak hal yang akan menjadi titik, perjuangan kita,” kata Rahmat.

“Kita minta nanti Bapak Ibu sekalian untuk memberikan, masukan kepada kita terhadap apa yang akan kita perjuangkan. Itu mungkin sebagai pengantar saya, nanti kita banyak mendengar,” demikian Rahmat menambahkan.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

3 hours ago
7 hours ago
1 day ago
1 day ago
2 days ago
2 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor