x

Jokowi Bakal Pakai Jaket PSI, Pengamat: Ancaman Serius bagi Basis Pemilih PDIP

waktu baca 2 menit
Senin, 15 Jun 2026 12:23 40 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago, menilai wacana penyematan jaket Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sebagai Ketua Dewan Pembina partai tersebut memiliki pesan politik yang kuat.

Menurutnya dengan Jokowi mengenakan jaket PSI, maka peta persaingan elektoral menjelang Pemilu 2029 berpotensi berubah, khususnya kepada basis pemilih Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

“Dalam politik, jaket bukan sekadar pakaian. Jaket adalah pernyataan sikap. Ketika Jokowi memakai jaket PSI, publik melihat itu sebagai pesan bahwa kapal politik Jokowi sedang merapat ke dermaga baru dan berpotensi menjadi ancaman serius bagi PDIP,” ujar Arifki kepada todaynews, pada Senin (15/6/2026).

Sebagai informasi, Wakil Ketua Pembina DPP PSI, Grace Natalie, mengumumkan bahwa Jokowi akan segera mengenakan jaket PSI secara resmi sebagai Ketua Dewan Pembina. Pengenaan jaket tersebut juga dibenarkan oleh Ketua Harian PSI Ahmad Ali, bahwa Jokowi sudah menjadi bagian dari partainya.

Menurut Arifki, dengan langkah ini, Jokowi akan memberikan keuntungan elektoral yang besar bagi PSI sekaligus menghadirkan tantangan serius bagi PDIP.

Pasalnya, selama satu dekade terakhir, terdapat irisan yang sangat kuat antara pemilih PDIP dan loyalis personal Jokowi yang memilih partai karena faktor figur mantan wali kota Solo itu.

“Masalah terbesar PDIP hari ini bukan kehilangan Jokowi sebagai kader, melainkan potensi kehilangan pemilih yang selama ini memilih PDIP karena Jokowi. Ketika figur dan partai berjalan ke arah yang berbeda, sebagian pemilih biasanya akan mengikuti figur,” katanya.

Lebih lanjut, Arifki menilai pengaruh personal Jokowi dinilai masih jauh lebih kuat dibandingkan identitas kepartaian.

“Jika Jokowi adalah magnet, maka PSI saat ini sedang berusaha menempatkan diri sebagai logam yang paling dekat dengan medan tarik tersebut. Di situlah potensi keuntungan elektoral PSI berada,” ujarnya.

Kendati demikian, dikenakannya jaket PSI oleh Jokowi tidak akan menjamin partai tersebut dapat berbicara banyak di Pemilu 2029, sebab menurutnya masih banyak tantangan yang dihadapi oleh PSI.

“Satu jaket untuk Jokowi memang tidak menentukan hasil pemilu 2029. Karena PSI juga masih punya tantangan membangun struktur partai agar mapan seperti PDIP. Tetapi jika memang Jokowi bergabung dengan PSI, maka dinama kedua partai itu bakal makin panas menjelang Pemilu 2029,” pungkasnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 hours ago
7 hours ago
1 day ago
1 day ago
4 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor