x

Jokowi Menjadi Kekuatan Baru PSI

waktu baca 2 menit
Senin, 15 Jun 2026 11:30 45 Akbar Budi

TODAYNEWS.ID – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan bakal menduduki kursi Ketua Dewan Pembina DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Pengamat politik Citra Institute, Efriza menilai, PSI akan mendapatkan sentimen positif dari publik.

Sehingga, ke depannya, akan mempengaruhi elektabilitas partai yang dinahkodai Kaesang Pangarep tersebut.

Begitu Pak Jokowi sebagai Dewan Pembina PSI. Diharapkan akan memperkuat persepsi publik dengan sentimen positif publik,” ujarnya kepada TODAYNEWS, Senin (15/6/2026).

“Sehingga, harapannya dapat meningkatkan elektabilitas dan daya tarik partai bagi pemilih yang masih memiliki tingkat kepuasan tinggi atas Jokowi,” tambahnya.

Efriza mengatakan, keberadaan Jokowi di PSI akan mempertegas posisi politik mantan Wali Kota Solo tersebut.

Tidak hanya itu, jaringan loyalis Jokowi akan menambah kekuatan PSI pada konstelasi politik di 2029 mendatang.

“Posisi Jokowi juga dapat mempertegas arah konsolidasi kekuatan politik di sekitar jaringan loyalis Jokowi pasca ia tidak lagi sebagai presiden, sekaligus akan menjadi konsolidasi para loyalis Jokowi,” katanya.

Wakil Ketua Pembina DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie mengatakan, saat ini PSI sedang melengkapi struktur organisasi di tingkat provinsi hingga desa.

“Jadi PSI secara nasional di semua provinsi DPW, agar melengkapi struktur sampai di tingkat desa dan kelurahan,” kata Grace dikutip Minggu (14/6/2026).

Grace menyampaikan, perbaikan struktur organisasi harus segera diselesaikan pada tahun ini. Sebab, tahun depan akan dilakukan verifikasi.

“Ini serentak di wilayah lain juga berlangsung karena kita tahun depan kita sudah masuk verifikasi,” ujae Grace.

Setelah menyelesaikan struktur organisasi, PSI akan segera menyiapkan Joko Widodo (Jokowi) untuk berkeliling daerah dan mengkampanyekan PSI di masyarakat.

“Agar Bapak Dewan Pembina bisa segera secara formal memakai jaket PSI dan ikut menyapa masyarakat,” beber Grace.

Sementara itu, Ketua DPP PSI, Bestari Barus mengatakan, Jokowi dalam waktu dekat ini akan mengenakan jaket Dewan Pembina DPP PSI.
Hal itu juga sebagai penanda bahwa Presiden ke-7 RI iti tidak lagi kaitannya dengan PDIP.

Bestari mengungkapkan penyematan jaket akan dilakukan Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep.

“Tetapi nanti, setelah disematkan jaket itu dan diumumkan secara resmi oleh Ketua Umum,” ujar Bestari.

Mantan Politikus Partai NasDem itu menekankan, penyematan jaket tersebut akan memperjelas status politik Jokowi ke depan.

“Itu menjadi permakluman publik sebesar-besarnya bahwa Pak Jokowi sudah bersama PSI dan tidak lagi bersama PDI,” jelas Bestari.

Kendati begitu, Bestari tidak memberikan informasi terkait kapan dan di mana penyematan jaket Dewan Pembina DPP PSI dilaksanakan.

“Menyesuaikan dengan waktu dan tempat nanti di mana Ketua Umum yang akan menyematkan secara simbolis, dimulainya efektifnya beliau nanti Pak Jokowi sebagai Ketua Dewan Pembina,” pungkas Bestari.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 hour ago
6 hours ago
1 day ago
1 day ago
4 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor