x

Catatan Kekayaan Nanik S Deyang, Kepala BGN Baru Pengganti Dadan Hindayana

waktu baca 3 menit
Rabu, 3 Jun 2026 12:08 33 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru menggantikan Dadan Hindayana.

Pengangkatan tersebut diumumkan oleh Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Penunjukan Nanik menjadi sorotan karena ia kini memimpin lembaga yang bertanggung jawab menjalankan program strategis Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selain latar belakang kariernya, laporan harta kekayaan Nanik juga menarik perhatian publik. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 17 Januari 2025, total kekayaan bersihnya mencapai Rp6.303.290.605.

Jumlah tersebut merupakan kekayaan bersih karena tidak tercatat adanya utang dalam laporan yang disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi. Sebagian besar aset Nanik berasal dari kepemilikan properti.

Aset tanah dan bangunan menjadi penyumbang terbesar dengan nilai mencapai Rp5,402 miliar atau sekitar 85 persen dari total kekayaannya. Properti tersebut sebagian besar berada di wilayah Depok dan Bekasi.

Beberapa aset bernilai tinggi yang tercatat antara lain tanah dan bangunan di Bekasi senilai sekitar Rp700 juta. Selain itu terdapat properti di Depok dengan nilai sekitar Rp1,5 miliar dan aset lainnya di kota yang sama senilai sekitar Rp1,2 miliar.

Nanik juga memiliki sejumlah aset properti lain di Depok dengan nilai bervariasi, mulai dari Rp163 juta hingga Rp700 juta. Seluruh aset tersebut dilaporkan berasal dari hasil usaha sendiri.

Selain properti, Nanik melaporkan kepemilikan kendaraan senilai total Rp705 juta. Kendaraan tersebut juga tercatat sebagai hasil perolehan sendiri.

Koleksi kendaraan Nanik meliputi BMW 520i CKD A/T tahun 2014 senilai Rp460 juta. Ia juga memiliki Toyota Fortuner 2.7 Lux A/T tahun 2013 senilai Rp180 juta dan Toyota Avanza 1.300 G tahun 2007 yang ditaksir bernilai Rp65 juta.

Dalam kategori aset likuid, Nanik memiliki kas dan setara kas sebesar Rp196,29 juta. Tidak terdapat laporan kepemilikan surat berharga maupun harta bergerak lainnya.

Dengan komposisi aset berupa properti Rp5,402 miliar, kendaraan Rp705 juta, serta kas Rp196,29 juta, total kekayaan Nanik mencapai Rp6,3 miliar. Tidak adanya utang membuat seluruh nilai tersebut menjadi kekayaan bersihnya.

Sebelum dipercaya memimpin BGN, Nanik menjabat sebagai Wakil Kepala BGN bidang komunikasi publik dan investigasi. Dalam posisi tersebut, ia terlibat dalam pengawasan pelaksanaan program MBG di berbagai daerah.

Perempuan kelahiran Madiun, Jawa Timur, 3 Januari 1968 itu memiliki latar belakang di bidang jurnalistik dan komunikasi. Kariernya dimulai sebagai wartawati di Tabloid Bangkit sebelum melanjutkan kiprah profesionalnya di Kelompok Media Peluang.

Nanik juga pernah terlibat dalam tim pemenangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pada Pilpres 2019. Seiring perjalanan kariernya, ia mendapatkan berbagai amanah di pemerintahan hingga akhirnya dipercaya memimpin BGN untuk melanjutkan dan memperkuat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Indonesia.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 hour ago
9 hours ago
1 day ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago

LAINNYA
x
x
domain