x

Prabowo Gelontorkan Rp100 Miliar untuk 1.098 Sapi Kurban Iduladha 2026

waktu baca 3 menit
Rabu, 27 Mei 2026 12:04 80 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp100 miliar untuk pengadaan 1.098 sapi kurban Presiden RI Prabowo Subianto pada momentum Iduladha 1447 Hijriah tahun 2026. Anggaran tersebut berasal dari APBN melalui bantuan kemasyarakatan presiden.

Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiontoro mengatakan besaran anggaran pengadaan sapi kurban berbeda di tiap daerah. Perbedaan harga dipengaruhi bobot sapi dan lokasi pengadaan hewan kurban.

“Jadi, sumber anggarannya dari APBN melalui anggaran bantuan presiden, bantuan kemasyarakatan presiden. Jadi, harga sapi tentu bervariasi karena bobotnya beda-beda dan lokasinya juga tentu mempengaruhi harga sapi. Jadi kita menyesuaikan harga sapi di setiap daerah. Kurang lebih anggaran yang dikeluarkan sebanyak Rp100-an miliar,” kata Juri dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2026).

Pemerintah menyiapkan total 1.098 ekor sapi kurban yang akan disalurkan ke berbagai daerah di Indonesia. Penyaluran tersebut menjadi bagian dari bantuan Presiden Prabowo untuk perayaan Iduladha tahun ini.

Juri menjelaskan sebanyak 598 sapi dialokasikan untuk pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Sementara itu, 500 sapi lainnya diserahkan kepada pondok pesantren, lembaga pendidikan, lembaga sosial, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama.

“Pada tahun ini, dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah atau tahun 2026 ini, Bapak Presiden (Prabowo) berkenan akan menyerahkan bantuan sapi kurban sebanyak 1.098 ekor sapi,” ucapnya.

Distribusi sapi kurban presiden menjangkau seluruh wilayah administrasi di Indonesia. Penyaluran mencakup 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota.

Meski begitu, jumlah sapi yang diterima pemerintah daerah tercatat lebih banyak dibanding jumlah wilayah penerima. Pemerintah menemukan ada sejumlah daerah yang tidak memiliki sapi dengan standar bobot sesuai ketentuan presiden.

Juri mengungkapkan standar bobot sapi kurban presiden berada di kisaran 800 kilogram hingga 1,3 ton. Karena ada 46 daerah yang tidak memiliki sapi dengan bobot tersebut, pemerintah mengalihkan tambahan sapi dari daerah lain.

“Standar bobot sapi presiden adalah 800 kilogram sampai 1,3 ton. Dan setiap daerah akan mendapatkan satu, sementara ada 46 daerah yang tidak ada sapi dengan bobot sebesar itu. Oleh karena itu, ada yang mendapatkan dua sapi untuk 46 daerah,” ungkap Juri.

Pemerintah memilih sapi premium untuk program kurban Presiden Prabowo tahun ini. Jenis sapi yang digunakan meliputi Simental, Limousin, Peranakan Ongole, Brahman, Angus, Belgian Blue, hingga sapi Bali.

Seluruh sapi dipastikan memiliki bobot di atas 800 kilogram dan telah mengantongi surat keterangan kesehatan hewan. Pemerintah juga memastikan sapi yang dipilih memenuhi syariat Islam sebagai hewan kurban.

“Selain itu juga sapi ini sesuai dengan syariat Islam untuk menjadi sapi kurban, umurnya sudah di atas dua tahun dan jantan serta tidak cacat,” terangnya.

Juri menegaskan seluruh pengadaan sapi kurban berasal dari peternak lokal di berbagai daerah. Pemerintah melibatkan Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Pertanian, dinas peternakan daerah, hingga Asosiasi Peternak dan Penggemukan Sapi Indonesia dalam proses pengadaan tersebut.

“Sumber-sumber sapi tadi semuanya berasal dari peternak lokal, sehingga diharapkan mereka dapat menjadikan momentum ini untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas sapi,” katanya.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

12 hours ago
3 days ago
4 days ago
4 days ago
6 days ago
6 days ago

LAINNYA
x
x
domain