Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung penyerahan denda administratif sebesar Rp10.270.051.886.464 dan lahan kawasan hutan seluas 2.373.171,75 hektare di kompleks Kejaksaan Agung RI, Jakarta, pada Rabu (13/5/2026). Foto: BPMI Setpres TODAYNEWS.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam melindungi kekayaan negara dan menjamin kesejahteraan rakyat melalui penguatan penegakkan hukum terhadap para koruptor.
“Kalau kekayaan negara bisa kita kendalikan, akan cukup banyak uang untuk kita perbaiki semua sendi-sendi NKRI,” tegas Prabowo mengutip, Jumat (15/5/2026).
Prabowo menekankan langkah tegas pemerintah dalam melindungi kekayaan negara merupakan hal mendasar untuk menjamin keberlangsungan hidup seluruh rakyat Indonesia.
Menurutnya, kesejahteraan rakyat tidak akan tercapai apabila hasil pengelolaan dan pemanfaatan kekayaan negara tidak memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kepentingan nasional.
“Ini adalah masalah survival. 287 juta rakyat Indonesia tidak mungkin hidup baik, hidup sejahtera kalau kekayaannya diambil tiap hari, tiap minggu, tiap bulan,” ujarnya.
Seperti diketahui, baru-baru ini Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) berhasil menyelamatkan aset negara dengan menghimpun total penerimaan negara sebesar Rp10.270.051.886.464 dan lahan kawasan hutan seluas 2.373.171,75 hektare
Prabowo menilai capaian tersebut merupakan sebagain kecil dari potensi kekayaan negara yang harus diselamatkan.
“Perjuangan masih susah, masih ratusan triliun, masih ribuan triliun yang harus kita selamatkan. Pertanyaan nanti banyak pihak. Apakah bisa? Jawabannya adalah bukan apakah bisa. Jawabannya adalah harus bisa,” tegasnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan bahwa negara akan terus hadir melalui penegakan hukum yang tegas dan konsisten. Menurutnya, langkah tersebut merupakan fondasi bagi kebangkitan nasional dan penguatan bangsa.
“Kita akan ambil langkah-langkah yang tegas. Tidak ada pilihan lain, kita harus tegakkan hukum, kita harus meyakinkan bahwa negara hadir dan negara hadir, dan negara akan hadir terus. Dan NKRI akan kuat, NKRI akan bangkit, lebih hebat lagi,” pungkasnya.