x

The Jakmania Kecewa Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Soroti Keadilan untuk Suporter

waktu baca 3 menit
Kamis, 7 Mei 2026 07:33 37 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Persija Jakarta dan Persib Bandung dipastikan tidak bertanding di Jakarta pada pekan ke-32 Super League 2025/2026. Keputusan memindahkan laga ke Stadion Segiri, Samarinda, memunculkan kekecewaan besar dari kelompok suporter The Jakmania yang merasa kembali kehilangan kesempatan menyaksikan laga klasik di kandang sendiri.

Kepastian venue pertandingan diumumkan oleh Direktur Utama I.League, Ferry Paulus. Duel Persija kontra Persib dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 10 Mei 2026.

Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur. Stadion itu merupakan markas dari Borneo FC.

Keputusan pemindahan venue langsung mendapat respons dari Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno. Ia menyebut kelompok suporter Persija menjadi pihak yang paling kecewa dengan situasi tersebut.

“Yang pertama gini, udah pasti yang paling kecewa dengan situasi ini adalah Jakmania. Kenapa? Karena kekecewaan kami sudah 7 tahun kami tidak menggelar pertandingan Persija-Persib di Jakarta. Terakhir 2019 saat itu,” kata Diky kepada awak media di Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Menurut Diky, The Jakmania sebenarnya telah berupaya memperbaiki citra dan menjaga situasi tetap kondusif saat laga kandang Persija berlangsung. Ia menilai sejumlah pertandingan sebelumnya menjadi bukti kesiapan mereka menerima kehadiran suporter lawan.

“Itu kan sudah dilihat bagaimana ketika teman-teman Solo, teman-teman Malang, teman-teman Jepara, teman-teman Jogja, bahkan teman-teman Surabaya pun datang ke Jakarta, mereka pulang dengan aman dan nyaman,” tuturnya.

Diky menegaskan bahwa The Jakmania selama ini serius menjaga keamanan dan ketertiban di Jakarta. Ia menyebut suporter Persija ingin menunjukkan perubahan positif dalam kultur dukungan di sepak bola nasional.

“Dari situ kita bisa terlihat bagaimana Jakmania memang konsen sekali untuk menjaga keamanan dan ketertiban apalagi di kotanya, apalagi di Jakarta gitu loh,” tambahnya.

Meski kecewa, Diky menyatakan The Jakmania tetap menghormati keputusan pemindahan venue tersebut. Ia mengakui keputusan itu kemungkinan diambil karena adanya pertimbangan dan kekhawatiran dari berbagai pihak.

“Nah, yang kedua memang pada akhirnya kan kami harus menghormati keputusan ini. Keputusan yang memang tidak mudah bagi Jakmania, cuma ya memang ini memang sudah berlangsung hampir setiap tahun apalagi setelah era 2020,” ujarnya.

Ia juga menyinggung adanya perhatian khusus dari pimpinan dan pihak terkait terhadap laga Persija kontra Persib. Menurutnya, kekhawatiran terhadap dampak besar pertandingan menjadi alasan utama pemindahan venue.

“Tapi ya ternyata memang keputusannya ada atensi dari pimpinan, ada atensi dari berbagai pihak bahwa memang mungkin ada hal-hal yang dikhawatirkan menimbulkan berefek yang luar biasa ketika pertandingan Persija-Persib berlangsung di Jakarta,” kata Diky.

Di akhir pernyataannya, Diky berharap pemindahan venue tidak menghilangkan hak The Jakmania untuk tetap mendukung langsung Persija. Ia meminta operator kompetisi mempertimbangkan aspek keadilan bagi suporter.

“Sisi keadilan juga bahwa ya kami okelah kita enggak bisa main di Jakarta, tapi main di mana pun harus pakai penonton. Karena insyaallah ya teman-teman Jakmania juga berhak untuk menonton ya,” pungkasnya.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 days ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x