x

Sidang Kongres Soroti Stabilitas Mental Trump, Hegseth Tak Berikan Jawaban Lugas

waktu baca 3 menit
Minggu, 3 Mei 2026 17:00 21 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Sidang Kongres Amerika Serikat menyoroti stabilitas mental Presiden Donald Trump di tengah konflik dengan Iran, namun Menteri Pertahanan Pete Hegseth menolak memberikan jawaban tegas dan justru membela presiden.

Di saat bersamaan, pemerintahan Trump juga mengusulkan anggaran militer terbesar sepanjang sejarah AS senilai USD1,5 triliun.

Isu ini mencuat dalam sidang di Capitol Hill ketika anggota parlemen mempertanyakan sikap dan pernyataan Trump di media sosial. Unggahan presiden dinilai semakin provokatif di tengah ketegangan geopolitik.

Anggota DPR dari Partai Demokrat, Sara Jacobs, secara langsung menanyakan soal kondisi mental Trump. “Apakah Trump cukup stabil secara mental untuk menjadi panglima tertinggi?” tanyanya dalam sidang.

Hegseth tidak menjawab secara langsung pertanyaan tersebut. Ia justru membandingkan dengan situasi pemerintahan sebelumnya dan mempertanyakan apakah hal serupa pernah ditanyakan kepada Joe Biden.

Jacobs menegaskan bahwa konteks saat ini berbeda karena Trump sedang menjabat sebagai presiden. “Joe Biden bukan presiden. Trump telah menjadi presiden selama satu setengah tahun,” ujarnya.

Hegseth kemudian menolak melanjutkan diskusi dengan nada tegas. “Saya bahkan tidak akan terlibat dalam tingkat penghinaan yang Anda berikan kepada panglima tertinggi,” katanya.

Ia juga memberikan pembelaan terhadap Trump dalam kapasitasnya sebagai pemimpin militer. “Trump adalah panglima tertinggi yang luar biasa yang mengutamakan pasukan kita,” tambah Hegseth.

Selain isu tersebut, sidang juga membahas proposal anggaran militer pemerintahan Trump untuk tahun 2027. Anggaran itu direncanakan meningkat signifikan hingga mencapai USD1,5 triliun.

Hegseth menyebut anggaran tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat militer AS. Ia menilai kebijakan ini akan memperbaiki kekurangan investasi di masa lalu.

“Anggaran USD1,5 triliun akan memastikan bahwa Amerika Serikat terus mempertahankan militer terkuat dan paling mumpuni di dunia,” katanya di hadapan Komite Angkatan Bersenjata Senat.

Ia juga menekankan pentingnya investasi pada industri pertahanan dan teknologi militer. Selain itu, kesejahteraan prajurit turut menjadi perhatian dalam proposal tersebut.

Hegseth menyebut adanya rencana kenaikan gaji sebesar tujuh persen bagi personel militer berpangkat rendah. Ia juga menjanjikan perbaikan fasilitas barak yang selama ini dinilai tidak layak.

“Kemampuan suatu bangsa untuk membangun, berinovasi, dan mendukung kebutuhan penting para prajuritnya dengan cepat dan dalam skala besar adalah fondasi tempat pencegahan dan kelangsungan hidupnya bertumpu,” ujarnya.

Di tengah proses tersebut, pernyataan Trump di media sosial menjadi sorotan publik. Beberapa unggahan dinilai memicu kekhawatiran terkait stabilitas emosionalnya.

Dalam salah satu unggahan, Trump bahkan mengancam keselamatan seluruh peradaban Iran. Ia menyatakan bahwa peradaban tersebut bisa “mati malam ini” jika tuntutannya tidak dipenuhi.

Trump juga sempat mengunggah gambar berbasis kecerdasan buatan yang menampilkan dirinya seperti figur religius. Unggahan itu kemudian dihapus setelah menuai kritik luas.

“Itu seharusnya saya sebagai dokter yang menyembuhkan orang,” kata Trump saat membela unggahan tersebut.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 days ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago
3 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x