Petugas PLN mengecek kondisi seluruh perangkat, termasuk circuit breaker (CB) untuk memastikan dapat berfungsi secara optimal sebelum melakukan uji coba pengoperasian Gardu Induk 150 kilovolt (kV) Margakarya di kawasan Karawang International Industry City, Jawa Barat. (Foto: PLN) TODAYNSEWS.ID – PT PLN (Persero) merampungkan infrastruktur ketenagalistrikan untuk data center Microsoft di kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC), Kota Deltamas, Cikarang, serta Karawang International Industrial City (KIIC), Jawa Barat. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan industri digital nasional.
“PLN memandang pengembangan ekosistem data center sebagai salah satu pilar penting dalam transformasi ekonomi nasional,” ujar Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN Suroso Isnandar dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Rabu.
Penyelesaian proyek Konsumen Tegangan Tinggi (KTT) ini sekaligus menegaskan komitmen perseroan dalam memperkuat sektor industri data center. Selain itu, proyek ini juga memperkokoh posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara.
Melalui PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) dan PLN Pusat Manajemen Proyek (Pusmanpro), pembangunan dan pengoperasian Gardu Induk (GI) 150 kilovolt (kV) Data Center Bay Microsoft Line JKT 11 A & B di kawasan GIIC, Cikarang, telah berhasil diselesaikan.
Di lokasi lain, pembangunan GI 150 kV KIIC II/Margakarya Line JKT 09 dan JKT 02 yang akan menyalurkan kebutuhan listrik PT Microsoft Operation Indonesia di kawasan KIIC juga telah rampung. Hal ini menunjukkan kesiapan PLN dalam memenuhi kebutuhan energi untuk industri digital berskala besar.
Suroso menegaskan bahwa keberhasilan proyek ini merupakan bagian dari langkah strategis PLN dalam memperkuat peran Indonesia di sektor ekonomi digital. Dengan demikian, Indonesia semakin siap menjadi pemain utama di kawasan Asia Tenggara.
Keberhasilan ini, menurut Suroso, menjadi tonggak penting dalam penyediaan pasokan listrik yang andal bagi pusat data berstandar internasional. Keandalan tersebut menjadi kunci utama dalam operasional data center modern.
“Oleh karena itu, kami menyiapkan infrastruktur ketenagalistrikan yang tidak hanya andal, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan industri digital yang terus berkembang,” ujar Suroso.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) Kishartanto Purnomo Putro menyampaikan bahwa pemenuhan kebutuhan listrik nasional merupakan tanggung jawab PLN di seluruh sektor, termasuk industri digital yang tumbuh pesat.
“Keandalan listrik 24 jam bukan sekadar kebutuhan, tapi fondasi utama operasional data center berkelas dunia. PLN siap menghadirkan pasokan listrik yang stabil, aman, dan berkelanjutan untuk mendukung aktivitas digital tanpa henti,” ujar Kishartanto.
Ia menambahkan bahwa kepercayaan yang diberikan Microsoft sebagai perusahaan teknologi global menjadi indikator meningkatnya kapasitas Indonesia di tingkat internasional. Hal ini turut mendorong pertumbuhan investasi, baik skala lokal maupun nasional.
“PLN tidak hanya menyediakan listrik, tetapi juga menghadirkan fondasi bagi pertumbuhan investasi dan ekonomi digital nasional. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kesiapan infrastruktur,” ucap Krishartanto.