x

Iran Ancam Balas Blokade AS, Tegaskan Kendali Strategis Selat Hormuz

waktu baca 2 menit
Minggu, 26 Apr 2026 10:37 28 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Markas Besar militer Iran, Hazrat Khatam al-Anbiya, mengancam akan mengambil tindakan tegas jika Amerika Serikat terus memperluas blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Ancaman ini menegaskan meningkatnya ketegangan di tengah belum adanya titik terang dalam upaya diplomasi kedua negara.

Pihak militer Iran menegaskan kesiapan penuh angkatan bersenjata dalam menghadapi tekanan tersebut. Mereka mengklaim memiliki kemampuan yang lebih kuat dibanding sebelumnya untuk melindungi kepentingan nasional.

Teheran juga menyoroti peran strategis Selat Hormuz dalam dinamika konflik ini. Jalur tersebut menjadi salah satu titik krusial dalam pengendalian situasi kawasan.

“Kami siap dan bertekad, sambil memantau perilaku dan pergerakan musuh di kawasan ini dan terus mengelola dan mengendalikan Selat Hormuz yang strategis, untuk menimbulkan kerusakan yang lebih besar pada musuh Zionis Amerika jika terjadi agresi lain,” bunyi pernyataan Hazrat Khatam al-Anbiya, mengutip dari CNN, Minggu (27/4/2026).

Pernyataan itu disampaikan melalui laporan kantor berita Tasnim pada Sabtu (25/4/2026). Isi pernyataan menekankan kesiapsiagaan militer Iran dalam menghadapi kemungkinan eskalasi.

Di sisi lain, Amerika Serikat disebut telah meningkatkan tekanan terhadap Iran. Langkah tersebut dilakukan melalui perluasan blokade maritim ke berbagai wilayah.

Kebijakan ini dinilai sebagai eskalasi signifikan dalam konflik kedua negara. Situasi ini juga berlangsung di tengah proses diplomasi yang belum membuahkan hasil.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengonfirmasi perluasan blokade tersebut. Ia menyatakan kebijakan itu kini tidak lagi terbatas pada kawasan Timur Tengah.

“Blokade kami semakin meluas dan menjadi global,” ujar Hegseth kepada wartawan di Washington, Jumat (24/4/2026).

Ia menegaskan bahwa pengawasan terhadap jalur pelayaran semakin diperketat. Hal ini mencakup pergerakan kapal yang melintasi wilayah strategis.

Menurutnya, tidak ada kapal yang dapat berlayar dari Selat Hormuz tanpa pengawasan Angkatan Laut AS. Pernyataan ini menunjukkan dominasi militer Washington di jalur tersebut.

Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat pun semakin meningkat. Kedua pihak saling menunjukkan kekuatan di tengah konflik yang belum mereda.

Situasi ini menambah ketidakpastian di kawasan Timur Tengah. Jalur pelayaran global pun berpotensi terdampak jika eskalasi terus berlanjut.

Hingga kini, belum ada tanda-tanda deeskalasi dari kedua pihak. Ancaman dan tekanan yang saling dilontarkan menunjukkan konflik masih berada dalam fase sensitif.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 days ago
2 days ago
3 days ago
4 days ago
4 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x