x

Baru Sehari Dibuka, Iran Kembali Lakukan Pembatasan Selat Hormuz

waktu baca 2 menit
Sabtu, 18 Apr 2026 21:03 30 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Militer Republik Islam Iran kembali melakukan pembatasan Selat Hormuz setelah Amerika Serikat (AS) melanggar perjanjian gencatan senjata dengan melakukan blokade Angkatan Laut dan pembajakan pada jalur perairan tesebut.

Hal itu ditegaskan Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran, Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaghari, pada Sabtu (18/4/2026).

Menurut Zolfaghari, sesuai dengan perjanjian sebelumnya dan dengan itikad baik selama negosiasi, kedua negara telah menyetujui pengaturan lalu lintas bagi sejumlah terbatas kapal tanker minyak dan kapal komersial melalui Selat Hormuz.

Namun, juru bicara itu menambahkan bahwa Amerika, dengan rekam jejak pelanggaran kepercayaan yang berulang kali, terus terlibat dalam perampokan dan pembajakan dengan kedok apa yang disebut blokade.

“Oleh karena itu, kendali atas Selat Hormuz telah kembali ke keadaan semula, dan selat strategis ini berada di bawah pengelolaan dan pengawasan ketat angkatan bersenjata,” kata Zolfaghari.

Juru bicara itu selanjutnya menyatakan bahwa selama Amerika belum sepenuhnya mengakhiri gangguan terhadap kebebasan lalu lintas kapal yang berasal dari Iran ke tujuan mereka, dan dari tujuan kembali ke Iran.

Dia menegaskan bahwa situasi di Selat Hormuz akan tetap berada di bawah pengawasan ketat militer Iran, dan akan tetap dalam keadaan sebelumnya.

Seperti beritakan Presstv, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada hari Jumat mengumumkan tentang pembukaan kembali Selat Hormuz menyusul pemberlakuan gencatan senjata di Lebanon.

Republik Islam Iran telah mengidentifikasi gencatan senjata sebagai bagian tak terpisahkan dari proposal 10 poin yang telah diajukan sebelum pengumuman Trump.

Menanggapi pengumuman tersebut, Presiden AS Donald Trump melalui platform Truth Social miliknya, menuduh bahwa Iran telah “setuju untuk tidak pernah menutup Selat Hormuz lagi.”

Ia juga mengklaim bahwa “blokade angkatan laut Amerika Serikat akan tetap berlaku sepenuhnya, hanya terhadap Iran, sampai transaksi kita dengan Iran selesai 100%.”

Trump juga mengatakan bahwa negosiasi gencatan senjata “seharusnya berjalan sangat cepat dan sebagian besar poin sudah dinegosiasikan.”

Namun, Iran secara tegas membantah klaim Trump, dan menegaskan bahwa Selat Hormuz hanya terbuka untuk kapal komersial, yang hanya diizinkan melintas melalui rute yang telah ditentukan dan dengan izin dari Iran.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x