x

Drone Bawah Laut Iran Tunggu Kedatangan Kapal-kapal AS di Selat Hormuz

waktu baca 2 menit
Kamis, 23 Apr 2026 23:50 20 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dikabarkan tengah menunggu kedatangan kapal-kapal militer milik Amerika Serikat (AS) memasuki Selat Hormuz untuk kemudian dihancurkan sepenuhnya.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Kehakiman Iran, Gholam-Hossein Mohseni-Eje’i, yang mengatakan bahwa kapal cepat dan Kendaraan Bawah Air Tanpa Awak (UUV) dari IRGC siap menyerang kapal-kapal musuh.

“Armada kapal cepat dan UUV IRGC sedang menunggu di dalam gua-gua laut di Pulau Farur (Iran selatan) untuk kedatangan kapal perang Amerika yang akan membanjiri pertahanan mereka dan menimbulkan konsekuensi berat bagi para agresor,” kata Mohseni-Eje’i pada Kamis (23/4/2026).

Meski begitu, Mohseni memprediksi bahwa Amerika tidak akan berani untuk mendekati Selat Hormuz karena tahu risiko apa yang akan didapatkannya.

“Amerika bahkan tidak berani mendekati Selat Hormuz karena mereka menyaksikan apa yang terjadi pada kapal perusak mereka yang konon sangat canggih – USS Michael Murphy (DDG 112) dan USS Frank E. Peterson (DDG 121)”.

Sebagaimana informasi yang diperoleh kantor berita Iran, Press TV, pada hari Jumat, Angkatan Laut IRGC telah mengunci lebih dari selusin rudal jelajah ke kapal perang AS yang agresif beberapa saat sebelum mereka mundur dengan tergesa-gesa.

Menurut temuan Press TV, setelah kapal perang Amerika – USS Michael Murphy dan USS Frank E. Peterson – gagal mengindahkan peringatan awal dari angkatan laut Iran, Angkatan Laut IRGC mengunci target dengan 16 rudal jelajah ke kapal-kapal tersebut.

Musuh kemudian diperingatkan bahwa jika mereka tidak mundur dari Selat Hormuz dalam beberapa menit, rudal akan ditembakkan.

Karena pasukan Amerika dilaporkan yakin bahwa serangan akan segera terjadi, mereka meminta penundaan selama 15 menit dari pasukan angkatan laut IRGC.

Sementara menurut informasi baru yang diperoleh kantor berita Iran itu, personel militer AS berupaya menggunakan waktu tersebut untuk mengkomunikasikan situasi genting tersebut kepada komando mereka dan menerima perintah lebih lanjut.

Ketegangan yang terjadi berlangsung kurang dari satu jam, sebagian besar karena sikap menahan diri yang ditunjukkan oleh pasukan Iran. Tak lama kemudian, kapal-kapal perusak Amerika dengan cepat meninggalkan daerah tersebut.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

8 hours ago
1 day ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x