Rudal-rudal Iran terus menyerang wilayah Israel dan Pangkalan AS di Timur Tengah. Foto: Tasnim/Amin Ahouei TODAYNEWS.ID – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) kembali melancarkan gelombang serangan ke-75 dalam Operasi Janji Sejati 4 dengan sandi “O Fatima Al-Zahra (SA)”.
Menurut pernyataan resmi dari IRGC yang dirilis pada Minggu (22/3) malam seperti dilaporkan kantor berita Presstv, fase terbaru serangan ini dilakukan atas nama dan untuk mengenang para komandan Iran yang gugur dan sebagai tanggapan tegas terhadap agresi Amerika dan Israel yang terus berlanjut.
Adapun sebelumnya, pihak Iran mengkonfirmasi bahwa Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naeini, juru bicara IRGC yang gugur, dan Hojatoleslam Esmaeel Khatib, Menteri Intelijen gugur dalam serangan AS-Israel.
Sedangkan pada operasi ini militer Iran secara tepat berhasil menargetkan penempatan militer baru dan tempat persembunyian pasukan Israel di berbagai bagian wilayah Palestina yang diduduki, berdasarkan pengintaian akurat oleh unit intelijen operasional IRGC.
IRGC juga menyerang Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Al-Kharj, Arab Saudi, yang merupakan pusat utama bagi pengerahan pasukan agresor AS dengan Rudal balistik canggih yang digunakan pada operasi ini.
IRGC juga mengeluarkan peringatan keras kepada pasukan teroris Zionis dan Amerika, menekankan bahwa mereka tetap sepenuhnya berada di bawah pengawasan terus-menerus dari aparat intelijen superior Korps.
IRGC menegaskan kembali komitmennya untuk mempertahankan dominasi operasional yang luar biasa, dan bersumpah bahwa tidak ada tempat persembunyian atau tindakan defensif yang akan melindungi para agresor dari pertanggungjawaban.
Lebih lanjut, IRGC menekankan bahwa upaya menyembunyikan tentara di daerah sipil, seperti kota Arad, tidak akan memberikan perlindungan.
“Menyembunyikan mereka di kota-kota tidak akan menyelamatkan nyawa mereka karena keunggulan intelijen IRGC,” demikian pernyataan Korps tersebut, menggarisbawahi ketepatan dan keniscayaan respons di masa depan terhadap setiap agresi.
Adapun Operasi Janji Sejati 4 tersebut akan terus berlanjut untuk mempertahankan kedaulatan Iran dan memberikan konsekuensi kepada rezim Zionis Israel dan para pendukungnya dari Amerika atas pelanggaran dan kejahatan berulang mereka terhadap kawasan dan bangsa Iran.