x

Putin Sampaikan Duka atas Tewasnya Ali Larijani, Rusia Kecam Serangan Israel

waktu baca 2 menit
Kamis, 19 Mar 2026 15:05 30 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Presiden Rusia, Vladimir Putin, menyampaikan duka atas kematian pejabat keamanan Iran, Ali Larijani. Larijani dilaporkan tewas setelah serangan yang dikaitkan dengan Israel pada Selasa (17/3/2026).

Ucapan belasungkawa itu disampaikan Putin melalui surat resmi. Surat tersebut ditujukan kepada Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei.

Dalam pesannya, Putin menyampaikan simpati mendalam atas kehilangan tersebut. Ia juga meminta agar duka tersebut disampaikan kepada keluarga dan kerabat korban.

“Terimalah belasungkawa terdalam kami atas meninggalnya Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Republik Islam Iran, Ali Larijani. Sampaikan belasungkawa dan dukungan tulus saya kepada keluarga dan teman-teman almarhum,” tulis Putin dikutip dari Anadolu.

Putin diketahui memiliki hubungan dekat dengan Larijani. Keduanya disebut telah beberapa kali bertemu dalam berbagai kesempatan.

Hubungan tersebut bahkan digambarkan sebagai hubungan personal yang erat. Putin menyebut Larijani sebagai sosok penting bagi Rusia.

“Kenangan indah tentangnya sebagai sahabat sejati negara kita, yang telah banyak berkontribusi pada pengembangan kemitraan strategis komprehensif antara Moskow dan Teheran, akan tetap ada di hati kita,” tulis Putin.

Sementara itu, Kremlin juga menyampaikan sikap resmi terkait insiden tersebut. Rusia mengecam keras tindakan yang menyebabkan kematian pejabat Iran itu.

Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menegaskan bahwa negaranya menolak segala bentuk serangan terhadap kepemimpinan Iran.

“Kami mengutuk keras tindakan yang bertujuan membahayakan kesehatan dan, terlebih lagi, pembunuhan terhadap kepemimpinan Iran yang berdaulat dan merdeka,” kata Peskov.

Rusia selama ini dikenal sebagai salah satu mitra dekat Iran. Hubungan kedua negara terjalin dalam berbagai aspek strategis.

Moskow juga telah mengutuk serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Rusia menyebutnya sebagai tindakan agresi bersenjata tanpa provokasi dan menyerukan penghentian konflik.

Di tengah situasi tersebut, muncul laporan mengenai dukungan Rusia kepada Iran dalam bentuk intelijen dan taktik drone. Namun, Kremlin membantah adanya keterlibatan tersebut.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

8 hours ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x