TODAYNEWS.ID – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menginstruksikan seluruh jajaran Kementerian Perhubungan untuk konsisten melakukan ramp check di seluruh moda transportasi pada masa angkutan Lebaran 2026. Langkah ini dinilai penting guna meningkatkan keselamatan sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan selama periode mudik.
“Keselamatan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran harus jadi prioritas utama. Terkait hal ini, saya telah menginstruksikan seluruh jajaran Kemenhub untuk melakukan ramp check secara konsisten dan sesuai prosedur, sehingga semua sarana transportasi yang beroperasi benar-benar dalam kondisi laik jalan,” ujar Menhub Dudy saat acara Media Briefing dan Buka Puasa Bersama Forum Wartawan Perhubungan (Forwahub) di Jakarta, Jumat (6/3) sore.
Menhub Dudy menjelaskan bahwa pada sektor transportasi darat telah dilakukan ramp check terhadap 27.664 unit bus sejak 23 Februari 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 17.516 unit diizinkan beroperasi, sementara sisanya mendapat peringatan perbaikan, dilarang beroperasi, hingga dikenakan sanksi tilang.
Selain itu, pada sektor transportasi laut telah dilakukan uji kelaiklautan terhadap 832 unit kapal dari total armada sebanyak 840 unit kapal. Sementara di sektor transportasi penyeberangan, pemeriksaan telah dilakukan terhadap 220 unit kapal dari total armada sebanyak 254 unit kapal.
Adapun pada sektor transportasi udara, ramp check telah dilakukan terhadap 372 unit pesawat dari total armada sebanyak 564 unit pesawat. Sementara di sektor perkeretaapian, pemeriksaan dilakukan terhadap 3.672 unit sarana dari total keseluruhan sarana sebanyak 3.687 unit.
Menhub Dudy juga meminta seluruh operator transportasi agar melakukan perawatan armada secara optimal sehingga benar-benar memenuhi standar keselamatan sebelum beroperasi. Dengan demikian, seluruh pengguna transportasi umum dapat memperoleh pelayanan terbaik selama masa Angkutan Lebaran 2026.
“Semua transportasi publik harus menjamin keselamatan penumpang dan wajib memberikan pelayanan yang optimal. Ini penting agar para penumpang merasa aman dan nyaman selama di perjalanan,” ungkap Menhub.
Pada kesempatan tersebut, Menhub Dudy turut menyampaikan perkembangan Program Mudik Gratis yang diselenggarakan oleh Kemenhub. Hingga 5 Maret 2026, jumlah pendaftar mudik gratis menggunakan bus telah mencapai 15.550 orang dari total kuota 15.834 penumpang.
Sementara itu, pendaftar mudik gratis sepeda motor yang diangkut menggunakan truk telah mencapai 172 unit dari total kuota 240 sepeda motor. Untuk layanan Angkutan Motor Gratis dengan Kereta Api (MOTIS), jumlah sepeda motor yang telah didaftarkan mencapai 9.529 unit dari total kuota 11.900 unit. Adapun jumlah penumpang yang telah mendaftar mencapai 18.382 orang dari total kuota 28.196 penumpang.
Kemudian untuk mudik gratis menggunakan kapal laut, Kemenhub menyediakan kuota sebanyak 69.232 penumpang untuk berbagai jalur di seluruh wilayah Indonesia. Pada hari pertama pendaftaran, Jumat (6/3), jumlah peserta yang telah mendaftar mencapai 5.933 orang.
Menhub Dudy juga menyampaikan perkembangan penjualan tiket pesawat setelah diberlakukannya stimulus dari pemerintah. Berdasarkan data terbaru, jumlah tiket penerbangan domestik yang terjual untuk periode 13–29 Maret 2026 mencapai 1.767.574 kursi.
Tiga rute penerbangan dengan penjualan tiket tertinggi yakni Jakarta–Denpasar, Jakarta–Medan, dan Jakarta–Padang.
“Saya mengimbau masyarakat agar memanfaatkan program Mudik Gratis dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat menekan penggunaan kendaraan pribadi selama masa libur Lebaran. Begitu pun dengan diskon tiket pesawat, semoga stimulus ini dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan harga tiket yang lebih terjangkau,” terang Menhub.
Menhub Dudy berharap penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan lancar sesuai rencana. Ia optimistis mobilitas masyarakat selama masa libur Lebaran dapat berlangsung aman dan terkendali berkat sinergi berbagai pihak.
“Dengan sinergi dan kolaborasi yang intens dengan seluruh stakeholder, baik Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, hingga operator transportasi, saya optimistis pergerakan masyarakat selama masa libur Lebaran dapat berlangsung aman, nyaman, dan terkendali,” pungkas Menhub.
Sebagai informasi, jumlah pergerakan masyarakat secara nasional pada masa Angkutan Lebaran 2026 diprediksi mencapai 143,91 juta orang. Adapun provinsi tujuan terbesar adalah Jawa Tengah dengan perkiraan jumlah pergerakan mencapai 38,71 juta orang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan, Dirjen Perhubungan Laut Muhammad Masyhud, Dirjen Perhubungan Udara Lukman F Laisa, Dirjen Perkeretaapian Allan Tandiono, serta Dirjen Integrasi Transportasi dan Multimoda Risal Wasal.