x

Jonatan Christie Keluhkan Shuttlecock Lebih Berat di All England 2026

waktu baca 2 menit
Kamis, 5 Mar 2026 11:00 25 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, menyoroti kondisi shuttlecock yang digunakan pada All England Open. Ia menilai laju bola terasa lebih berat dibandingkan biasanya.

Bertanding di Utilita Arena Birmingham, Rabu malam WIB, Jonatan mengalahkan wakil Singapura, Jason Teh, lewat pertarungan tiga gim dengan skor 21-11, 10-21, 21-15.

Meski meraih kemenangan, pebulu tangkis yang akrab disapa Jojo itu mengaku harus beradaptasi dengan kondisi pertandingan. Ia menyebut karakter shuttlecock memengaruhi pola permainannya.

“Tidak menyangka shuttlecocknya lumayan berat dan tidak ada angin, mirip dengan kondisi di All England 2024 tapi laju bolanya lebih lambat. Jadi memang lebih banyak menggunakan tenaga,” kata Jojo mengutip dari PBSI, Kamis (5/4/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut membuat reli menjadi lebih menguras fisik. Ia juga menilai sejumlah pukulannya belum berjalan maksimal akibat laju bola yang berbeda.

“Harus lebih sabar lagi dan lebih tenang. Beberapa kali pukulan-pukulannya tidak pas, ketika smes misalnya bolanya agak berhenti,” imbuhnya.

Jonatan tetap bersyukur bisa melewati pertandingan pertama. Namun ia mengakui performanya belum sepenuhnya sesuai harapan.

“All England adalah salah satu turnamen yang menjadi target saya. Event yang besar dengan poinnya pun juga cukup besar. Setelah India Open, turnamen terakhir saya, lebih banyak persiapan menuju ke sini. Dari psikologisnya, dari fisiknya dan dari cara mainnya,” ungkap Jojo.

Sebagai juara All England, Jonatan datang dengan ekspektasi tinggi. Ia menegaskan telah memaksimalkan persiapan sejak tampil di India Open.

Meski demikian, atlet berusia 28 tahun itu tetap merasa kecewa dengan penampilannya. Ia berharap dapat meningkatkan kualitas permainan pada laga berikutnya di turnamen level BWF Super 1000 tersebut.

Jonatan juga menyoroti persaingan ketat di sektor tunggal putra tahun ini. Ia melihat banyak pemain muda dan pemain berpengalaman tampil kompetitif.

“Saya melihatnya sih cukup baik banyak pemain bagus dan juga pemain muda jadi siapapun bisa menang. Tapi memang harus menganggap setiap partai itu adalah partai final,” ujar Jojo.

Dengan dinamika persaingan yang semakin merata, Jonatan menilai konsistensi dan fokus di setiap pertandingan menjadi kunci untuk melangkah lebih jauh di All England 2026.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

3 hours ago
3 hours ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x