x

KPK Amankan Bupati Fadia Arafiq dalam OTT di Pekalongan

waktu baca 2 menit
Selasa, 3 Mar 2026 10:48 35 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Operasi senyap kali ini digelar di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah.

Kabar OTT tersebut dibenarkan juru bicara KPK, Budi Prasetyo, saat dikonfirmasi pada Selasa (3/3/2026). Ia menyebut salah satu pihak yang diamankan adalah Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.

“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, salah satunya Bupati,” kata Budi kepada wartawan. Pernyataan itu menjadi konfirmasi resmi atas operasi yang berlangsung.

Meski demikian, KPK belum mengungkapkan perkara yang menjerat Fadia. Budi juga belum memerinci barang bukti yang diamankan dalam operasi tersebut.

Dalam operasi itu, tidak hanya Fadia yang dibawa oleh tim penindakan. Sejumlah pihak lain juga dilaporkan turut terjaring dan kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Fadia terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 30 Maret 2025. Laporan tersebut tercatat dalam dokumen resmi KPK.

Data dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) menunjukkan total kekayaan Fadia sebesar Rp85.623.500.000 atau Rp85,6 miliar. Angka itu merupakan total harta yang dilaporkan dalam periode terakhir.

Kekayaan tersebut terdiri atas berbagai aset yang tersebar di sejumlah daerah. Fadia tercatat memiliki 26 aset tanah dan bangunan di antaranya di Pekalongan dan Bogor.

Total nilai tanah dan bangunan yang dimilikinya mencapai Rp74.290.000.000. Aset ini menjadi komponen terbesar dalam laporan kekayaannya.

Dalam kategori alat transportasi dan mesin, terdapat dua mobil yang tercantum di LHKPN. Keduanya adalah Hyundai Minibus tahun 2013 senilai Rp200.000.000 dan Alphard X A/T 2.4 tahun 2018 senilai Rp980.000.000.

Nilai gabungan dari dua kendaraan tersebut mencapai Rp1.180.000.000. Selain itu, harta bergerak lainnya tercatat sebesar Rp3.020.000.000.

Fadia juga melaporkan kas dan setara kas sebesar Rp10.333.500.000. Di sisi lain, ia memiliki utang sebesar Rp3.200.000.000.

Dengan memperhitungkan seluruh komponen tersebut, total harta kekayaan yang dilaporkan mencapai Rp85.623.500.000. Hingga kini, KPK masih melakukan pemeriksaan terhadap para pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

21 hours ago
1 day ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x