TODAYNEWS.ID – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei, menegaskan bahwa negaranya tak akan melanjutkan negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) berdasarkan prasangka yang dipaksakan.
Sebab menurut Iran, negosiasi antara kedua negara tidak akan membuahkan hasil apapun jika dimulai dengan paksaan dan prasangka.
“Tidak ada negosiasi yang dimulai dengan beban yang dipaksakan dan prasangka yang secara alami akan mencapai hasil,” kata juru bicara tersebut di Teheran, pada Senin (23/2/2026).
Baqaei mencatat bahwa posisi Iran mengenai isu nuklir dan pencabutan sanksi sudah jelas, dan menegaskan bahwa negara tersebut sepenuhnya menyadari pendirian AS.
“Setiap proses negosiasi membutuhkan tindakan bersama, dan ada harapan untuk mendapatkan hasil jika ada niat baik dan keseriusan dari kedua belah pihak,” kata Baqaei.
Ia menambahkan bahwa Iran saat ini sedang merumuskan pendekatannya untuk dapat mengadakan putaran pembicaraan baru dengan AS dalam beberapa hari mendatang.
Juru bicara tersebut melanjutkan bahwa Iran serius untuk menempuh jalur diplomatik karena yakin akan validitas posisinya secara logis, hukum, dan dalam hal komitmen internasionalnya.
Sebelumnya Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, mengatakan kemungkinan besar dirinya akan bertemu dengan Utusan Khusus AS Steve Witkoff pada hari Kamis di Jenewa, Swiss, untuk putaran baru negosiasi nuklir.
Dia mengatakan bahwa Iran masih mengerjakan draf proposal untuk diajukan kepada pihak Amerika, yang menurut Araghchi kemungkinan akan berlangsung pada hari Kamis, dan menambahkan bahwa kesepakatan dapat dicapai dengan cepat antara Teheran dan Washington.
“Kami mencoba membuatnya menjadi sesuatu yang terdiri dari elemen-elemen yang dapat mengakomodasi kekhawatiran dan kepentingan kedua belah pihak. Dan kami sedang mengerjakan elemen-elemen tersebut,” kata Araghchi berbicara kepada Face The Nation CBS News, Margaret Brennan, pada hari Minggu.
“Dan saya percaya bahwa ketika kita bertemu lagi, mungkin Kamis ini di Jenewa, kita dapat mengerjakan elemen-elemen tersebut dan menyiapkan teks yang baik serta mencapai kesepakatan dengan cepat. Ini pemahaman saya. Saya melihatnya sangat mungkin,” tambah Araghchi.