x

Ormas Diimbau Tidak Lakukan Sweeping Rumah Makan Ramadan

waktu baca 2 menit
Kamis, 19 Feb 2026 21:01 36 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – Polda Metro Jaya mengimbau seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk tidak melakukan sweeping atau penertiban terhadap rumah makan yang tetap buka pada siang hari selama bulan puasa tahun ini.

“Dihimbau untuk ormas tidak melaksanakan ‘sweeping’ (penertiban/razia ilegal), di umah makan, karena memang ada juga saudara-saudara kita yang tidak melaksanakan ibadah puasa,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Selain itu, Budi menjelaskan bahwa tidak dilakukannya sweeping akan membantu meningkatkan rasa toleransi antarumat beragama di tengah masyarakat.

“Kami hanya memberikan himbauan. Artinya, untuk kita lebih bijak untuk tidak melaksanakannya,” katanya.

Di sisi lain, pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga ketertiban selama Ramadhan, khususnya terkait operasional tempat hiburan malam.

Dia juga menambahkan kepada masyarakat untuk melaporkan apabila melihat adanya tempat hiburan malam yang melebihi atau mendahului jam buka operasional.

“Ada layanan 110 apabila melihat mungkin adanya tempat hiburan yang melebihi jam buka ataupun mendahului yang harusnya buka setelah tarawih dimulai jam 21.00 WIB, tapi buka lebih sore,” kata Budi.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga secara tegas melarang ormas melakukan sweeping terhadap rumah makan guna menjaga ketertiban dan kerukunan di ibu kota.

“Tentunya saya sebagai gubernur bertanggung jawab untuk itu dan saya tidak mengizinkan untuk ada ‘sweeping’,” kata Gubernur DKI Pramono Anung di Gereja Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) di Jakarta, Sabtu (14/2).

Pramono menegaskan bahwa menyambut Ramadhan harus dilakukan dengan penuh kedamaian dan kerukunan antarwarga.

Ia mengatakan, sebagai kepala daerah dirinya bertanggung jawab menjaga situasi tetap kondusif, terutama karena Jakarta merupakan kota dengan mayoritas penduduk beragama Islam.

Menurut dia, momentum Ramadhan harus menjadi ajang memperkuat toleransi antarumat beragama, bukan justru memunculkan permasalahan sosial.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

6 hours ago
6 hours ago
20 hours ago
2 days ago

LAINNYA
x
x