x

Indonesia Masters 2026 Berakhir Sukses, Istora Bergairah dan Regenerasi Pemain Menguat

waktu baca 3 menit
Senin, 26 Jan 2026 00:25 29 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Gelaran Daihatsu Indonesia Masters 2026 resmi berakhir dengan catatan positif. Turnamen BWF Super 500 yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 20–25 Januari 2026 itu dinilai sukses dari sisi prestasi maupun penyelenggaraan.

Dari aspek penyelenggaraan, turnamen ini berhasil menghidupkan kembali atmosfer khas Istora GBK yang dikenal riuh dan penuh semangat. Antusiasme penonton terlihat sejak babak kualifikasi hingga partai final.

Suasana kompetisi yang meriah membuat Daihatsu Indonesia Masters 2026 terasa berkelas internasional. Dukungan publik yang konsisten menjadi salah satu kekuatan utama turnamen ini.

Tak hanya menyuguhkan pertandingan berkualitas, ajang ini juga dikemas dengan konsep Pesta Rakyat. Berbagai lapisan masyarakat dapat menikmati bulu tangkis melalui hiburan, kehadiran pelaku UMKM, sajian kuliner, serta harga tiket yang terjangkau.

Ketua Panitia Pelaksana Daihatsu Indonesia Masters 2026, Achmad Budiharto, mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat. Ia menyebut dukungan publik dan pemangku kepentingan melampaui ekspektasi awal.

“Kali ini di luar dugaan, begitu banyak partisipasi, dukungan, masukan, serta pemberitaan yang sangat positif,” ujar Achmad Budiharto. Ia menilai hal tersebut menjadi tanda kebangkitan euforia bulu tangkis Indonesia.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan juga tercermin dari kehadiran penonton sepanjang turnamen. Antusiasme tersebut tetap tinggi meski kondisi cuaca sempat kurang mendukung di awal kompetisi.

“Kami mendapatkan dua hasil besar. Pertama, kehadiran penonton yang sangat luar biasa di Istora GBK,” kata Achmad Budiharto. Ia menegaskan penonton tetap memadati arena sejak babak kualifikasi hingga partai puncak.

Kesuksesan Daihatsu Indonesia Masters 2026 menjadi bekal penting bagi Indonesia dalam menyelenggarakan Indonesia Open. Turnamen ini dinilai sebagai langkah awal mengembalikan minat dan animo pecinta bulu tangkis nasional.

“Kami mencoba menangkap aspirasi dan masukan dari pecinta bulu tangkis Indonesia,” ujar Achmad Budiharto. Ia mencontohkan kebijakan harga tiket yang lebih bersahabat serta kemudahan interaksi penonton dengan pemain.

Konsep Pesta Rakyat yang diterapkan disebut akan menjadi acuan untuk event berikutnya. Panitia berencana mengakselerasi konsep tersebut pada Indonesia Open mendatang.

“Kami yakin konsep yang terbentuk pada event ini dapat kami akselerasi di Indonesia Open,” tutur Achmad Budiharto. Ia berharap kemeriahan bulu tangkis Indonesia dapat terus terjaga.

Perwakilan BWF, Selvam Supramaniam, turut memberikan apresiasi atas suksesnya turnamen ini. Ia menilai Daihatsu Indonesia Masters 2026 merepresentasikan antusiasme luar biasa pecinta bulu tangkis Indonesia.

“Venue ini selalu identik dengan penggemar yang sangat antusias, dan itu kembali terasa tahun ini,” kata Selvam. Ia menyebut dukungan penonton berdampak besar bagi pemain, sponsor, dan kualitas tayangan.

Dari sisi prestasi, Indonesia meraih satu gelar melalui sektor tunggal putra. Alwi Farhan tampil dominan dan menang atas Panitchapon Teerasatsakul dengan skor 21-5, 21-6 di partai final.

Sementara itu, sektor ganda putra menyumbang posisi runner-up lewat Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Pasangan muda tersebut kalah dari Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dengan skor 19-21, 13-21.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Eng Hian, menilai hasil ini menjadi bahan evaluasi penting. Ia menyoroti munculnya banyak pemain muda yang menunjukkan perkembangan menjelang Indonesia Open level BWF Super 1000.

“Mayoritas semifinalis berasal dari pemain muda yang sebelumnya belum banyak diperhitungkan,” ujar Eng Hian. Ia menegaskan PBSI akan menyusun program lanjutan agar performa tersebut berlanjut di turnamen level lebih tinggi.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago

LAINNYA
x
x