x

Tim DIV Polda Jabar Ambil Sampel DNA Keluarga Pramugari Pesawat ATR 42-500

waktu baca 2 menit
Senin, 19 Jan 2026 10:29 31 Asep Awaludin

TODAYNEWS.ID – Salah satu korban dalam insiden jatuhnya pesawat ATR 42-500 dikabarkan bernama Esther Aprilita S, asal Bogor, Jawa Barat.

Esther merupakan salah seorang pramugari ATR 42-500 yang ikut dalam penerbangan rute Yogyakarta – Makassar bersama 10 orang lainnya. Diketahui ada 11 penumpang dalam penerbangan tersebut.

Pesawat ATR 42-500 dikabarkan hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 13.17 WITA di lereng Gunung Bulusaraung, Maros, Sulawesi Selatan.

Pesawat PK-THT lepas landas pukul 09.08 WITA dari Bandara Adisujipto Yogyakarta dan dijadwalkan tiba pukul 12.22 WITA di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Namun, satu menit sebelum waktu kedatangan, ATC Makassar memerintahkan pesawat melakukan intercept ILS runway 21 melalui Openg di ketinggian 5.300 kaki.

Kontak terakhir terekam pada koordinat 04°57’08” LS dan 119°42’54” BT di wilayah udara perbatasan Maros–Pangkep. Namun beberapa saat pesawat hilang kontak.

Untuk memastikan identitas korban bernama Esther Aprilita S, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat (Jabar) mendatangi rumah keluarga pramugari tersebut untuk mengambil sampel DNA sebagai proses identifikasi korban jatuhnya pesawat milik Indonesia Air Transport di Gunung Bulusaraung.

“Saat ini tim DVI Polda Jawa Barat berada di kediaman keluarga korban untuk mengambil data ante mortem serta DNA pembanding dari pihak keluarga,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan, Minggu (18/1/2026).

Proses pengambilan sampel dilakukan di rumah keluarga Esther di Kecamatan Caringin, Bogor. Hendra menegaskan prosedur ini menjadi tahap wajib untuk memastikan identitas setiap korban melalui metodologi ilmiah.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

5 hours ago
18 hours ago
23 hours ago
1 day ago

LAINNYA
x
x