x

BNPB Beberkan Jumlah Korban Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera

waktu baca 2 menit
Jumat, 28 Nov 2025 18:20 41 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghimpun jumlah data terkait korban jiwa dari bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah daerah di provinsi Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), dan Aceh dalam beberapa hari belakangan ini.

Hingga Jumat (28/11) pagi, BNPB mencatat total korban jiwa meninggal di Provinsi Aceh berjumlah 6 orang meninggal dunia dan 11 orang masih dinyatakan hilang.

Adapun rinciannya meliputi Kabupaten Benar Meriah dilaporkan 5 orang meninggal dunia dan 9 dinyatakan hilang, sedangkan untuk di Kabupaten Gayo Lues terdapat 1 orang yang dilaporkan meninggal dan 9 orang lainnya masih dalam proses pencarian.

Sementara itu, untuk pengkinian data di wilayah Sumatera Utara, total korban jiwa meninggal dunia berjumlah 55 jiwa dan 41 orang dinyatakan hilang.

Berdasarkan rinciannya, jumlah tersebut mencakup Kabupaten Tapanuli Tengah 34 jiwa meninggal dunia dan 33 orang masih dinyatakan hilang, Tapanuli Selatan 13 orang meninggal dunia dan 3 masih dinyatakan hilang, di Kabupaten Pakpak terdapat 1 orang meninggal dunia dan Tapanuli Utara 3 orang meninggal dunia dan 5 masih dinyatakan hilang.

Sementara itu terdapat penyesuaian data di Kabupaten Humbang Hasundutan dari yang sebelumnya 5 orang meninggal dunia terdapat koreksi menjadi 4 orang meninggal dunia.

Selain itu, di wilayah Sumatera Barat dilaporkan korban meninggal dunia sebanyak 21 jiwa.

Saat ini, seiring dengan penanganan darurat yang tengah dilakukan, Pemerintah telah menetapkan tiga langkah prioritas dalam penanganan darurat di tiga wilayah tersebut.

Adapun ketiga prioritas ini di antaranya pemulihan akses jalur darat baik yang tertutup akibat longsoran maupun jembatan terputus.

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum telah menyiagakan alat berat dan BNPB juga telah mengerahkan dua unit pesawat untuk mendukung penanganan melalui operasi modifikasi cuaca (OMC).

Kedua, dukungan logistik permakanan juga akan dioptimalkan ke masyarakat melalui jalur udara menggunakan satu pesawat dan satu helikopter.

Ketiga, pemulihan akses komunikasi dan jaringan listrik. Pemerintah berharap dan mendorong agar PLN serta pengelola jaringan telekomunikasi dapat memberikan jaringan komunikasi GSM di daerah terdampak.

Sehingga masyarakat dapat terhubung dengan kerabat dan keluarga di wilayah terdampak yang sejak beberapa hari terakhir kehilangan kontak.

Seiring dengan tanggap darurat ini pemerintah juga masih terus memperbarui data yang di lokasi terdampak. Selain data korban jiwa, data kerusakan rumah masyarakat dan infrastruktur juga dilakukan termasuk jembatan.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

3 hours ago
9 hours ago
13 hours ago
13 hours ago

LAINNYA
x
x