x

Temui Putin di Rusia, Prabowo Bahas Investasi Pupuk hingga Kapal Perikanan di Rusia

waktu baca 2 menit
Sabtu, 5 Sep 2026 09:03 31 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, pada Kamis (3/9/2026), menghasilkan sejumlah peluang kerja sama konkret, mulai dari pupuk, energi, pertahanan, investasi, hingga perkapalan.

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan P. Roeslani, mengatakan salah satu tindak lanjut pertemuan tersebut ialah penjajakan investasi Pupuk Indonesia untuk pembangunan pabrik pupuk urea di Vladivostok.

“Pada intinya, kami bersama-sama dengan Dirut Pupuk Indonesia baru saja menandatangani joint study untuk melihat potensi dari Pupuk Indonesia berinvestasi di Vladivostok ini untuk pupuk urea,” ujar Rosan di Vladivostok.

Rosan menilai kinerja dan efisiensi Pupuk Indonesia yang terus membaik membuka peluang ekspansi ke luar negeri. Investasi tersebut diharapkan turut memperkuat ketahanan bahan baku dan industri nasional.

Sementara itu, Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi, mengatakan kerja sama tersebut sejalan dengan arahan Danantara agar perusahaan memperkuat ketahanan nasional sekaligus memperluas ekspansi global.

“Ini menjadi menarik karena Vladivostok adalah menghadap ke Pasifik, pasar yang selama ini memang menjadi pasar utama Pupuk Indonesia,” kata Rahmad.

Selain pupuk, Rusia juga menawarkan kerja sama di sektor perkapalan. Putin menawarkan kapal berteknologi mutakhir dengan panjang lebih dari 102 meter yang dapat digunakan untuk mengolah hasil perikanan langsung di kapal.

“Presiden Putin juga menawarkan untuk perkapalan yang panjangnya lebih dari 102 meter yang mutakhir, untuk pengolahan langsung ikan-ikan kita sehingga menjadi lebih baik kualitasnya,” ujar Rosan.

Prabowo akan mengirim tim untuk mempelajari teknologi dan potensi pemanfaatan kapal tersebut bagi Indonesia.

Rosan juga menyebut rencana ratifikasi perjanjian perdagangan bebas Indonesia dengan Eurasia dapat semakin membuka peluang perdagangan dan investasi. Perdagangan Indonesia-Rusia sendiri disebut meningkat lebih dari 12% pada tahun sebelumnya.

“Momentumnya sangat baik, momentumnya sangat pas sehingga ini memperluas dari segi perdagangan, kerja sama, partnership, investasi terhadap kedua negara,” pungkas Rosan.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

5 hours ago
18 hours ago
4 days ago
4 days ago
5 days ago
6 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor