Presiden Prabowo Subianto saat memberikan arahan kepada ketua DPRD se-Indonesia yang mengikuti retret nasional di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah. Foto: Youtube Sekretariat Presiden TODAYNEWS.ID – Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan kepada kepada 478 ketua DPRD se-Indonesia yang mengikuti retret nasional pada 15-19 April 2026 di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, pada hari ini, Sabtu (18/4/2026).
Awalnya Prabowo mengatakan bahwa dirinya disarankan tidak mesti menghadiri kegiatan retret tersebut karena bisa diwakilli oleh yang lain, namun karena ia mengetahui yang hadir pada retret ini ada adalah ketua-ketua DPRD maka wajib baginya untuk memberikan arahan secara langsung.
“Setelah saya mengetahui bahwa di sini adalah seluruh ketua DPRD dari seluruh Indonesia, saya anggap penting dan tepat hari ini saya ingin bicara sebagai anak bangsa dengan saudara sekalian,” kata Prabowo dalam sambutannya.
Prabowo mengatakan meski seluruh ketua DPRD yang hadir berasal dari golongan, suku, dan partai politik yang berbeda-beda, dia mengatakan mengatakan bahwa sesama anak bangsa dirinya ingin berbicara dari hati ke hati terkait situasi dunia hari ini.
“Sebagai anak bangsa hari ini saya ingin bicara dari hati ke hati, saya ingin bicara apa adanya,” ucapnya.
Meski begitu, Prabowo mengatakan jika dirinya mengatakan apa yang ia ingin sampaikan mungkin akan ada sebagian pihak yang tidak terima ataupun tersinggung dengan pendapatnya.
“Mungkin kalau saya bicara nanti mungkin ada yang kurang berkenan, mungkin ada yang tersinggung, ada yang sedih. Tapi, saya berpendapat sebagai sebagai anak bangsa, sebagai Patriot, karena saya datang ke sini saya jumpa saudara dengan satu anggapan bahwa kita semua ditandai ini adalah Patriot,” ujarnya.
“Kalau memang bener yang disampaikan oleh Gubernur Lemhanas bahwa saudara-saudara antusias untuk menunggu arahan saya berarti memang saya harus bicara apa adanya,” tambah Prabowo.
Oleh karenanya, guna menghindari adanya ketersinggungan kepada pihak-pihak lain atas pendapat yang akan disampaikan Prabowo, dirinya meminta agar para wartawan yang hadir di lokasi untuk keluar area acara dan tayangan live yang disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden agar hentikan sementara.
“Saudara-suadara sekalian, eh ini ada wartawan gak di sini nggak ada? Ada wartawan Nggak? sudah keluar, sudah keluar ya, maaf ya wartawan karena ini ada masalah di dunia sekarang ini, kita tidak paham kepentingan,” kata Prabowo yang ditandai dengan berakhirnya siaran tersebut.