Laporan: Afrizal Ilmi
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman saat latihan menjelang FIFA ASEAN CUP 2026 di Stadion Madya, GBK, Selasa (22/9/2026). TODAYNEWS.ID — Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengungkap latihan sederhana yang dilakukan skuad Garuda sebelum menghadapi Bangladesh. Latihan tersebut disebut ikut membangun keyakinan pemain hingga Indonesia mampu mencetak gol-gol cepat dalam kemenangan 9-2.
Indonesia mengalahkan Bangladesh pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026). Hasil tersebut mengantarkan Garuda melaju ke final.
Indonesia bahkan mampu mencetak dua gol hanya dalam rentang satu menit pada masa tambahan waktu. Kevin Diks mencetak gol pada menit ke-90+6 sebelum Mitchell Baker menambah keunggulan semenit kemudian.
Respons cepat juga ditunjukkan Indonesia setelah Bangladesh mencetak gol. Shahriar Emon memperkecil ketertinggalan pada menit ke-36, tetapi Baker langsung membalas semenit berselang.
Herdman mengatakan kebiasaan tersebut dibangun melalui latihan sehari sebelum pertandingan. Dalam sesi tersebut, dia menantang para pemain untuk membayangkan jumlah gol yang bisa dicetak dalam waktu singkat.
“Kemarin dalam latihan, kami melakukan sebuah latihan dan saya bertanya kepada mereka, ‘Berapa banyak gol yang bisa kita cetak dalam 30 detik?’” kata Herdman dalam jumpa pers di SUGBK, Kamis (1/10/2026).
Menurut Herdman, para pemain menjawab mereka mampu mencetak tiga gol. Jawaban tersebut kemudian dibuktikan di pertandingan dengan Indonesia mampu mencetak tiga gol dalam waktu 37 detik.
“Mereka menjawab tiga. Saya bilang, ‘tidak mungkin’, ternyata kami mencetak tiga gol dalam 37 detik. Mereka percaya,” ujar Herdman.
Latihan tersebut, lanjut Herdman, membantu menjaga keyakinan pemain ketika pertandingan berjalan dalam situasi yang sulit. Dia menilai para pemain tetap menunjukkan respons positif meski menghadapi berbagai momentum pertandingan.
Salah satu situasi sulit terjadi ketika wasit awalnya memberikan tambahan waktu dua menit pada babak kedua. Keputusan itu kemudian berubah menjadi tujuh menit setelah adanya komunikasi dengan perangkat pertandingan.
Herdman menilai perubahan tersebut merupakan bagian dari pertandingan. Dia juga menyebut kesalahan dalam mengambil keputusan dapat terjadi dalam permainan sepak bola.
“Ketika mereka mengangkat papan yang menunjukkan tambahan waktu dua menit, saya pikir semua orang di stadion tahu bahwa ada kesalahan. Sebelumnya sudah ada beberapa pemeriksaan VAR,” kata Herdman.
Menurut dia, ofisial keempat kemudian mengakui adanya kesalahan ketika ditanya mengenai tambahan waktu tersebut. Situasi itu sempat membuat para pemain Indonesia kehilangan fokus.
“Namun, pada momen itu mereka mencetak gol karena para pemain kami kebingungan. Mereka tidak fokus,” ujarnya.
Herdman menilai momen tersebut menjadi ujian bagi skuad Garuda. Namun, para pemain mampu merespons dengan baik hingga pertandingan berakhir dengan kemenangan besar.
“Saya pikir itu menjadi momen yang sulit bagi kami. Tetapi lihat bagaimana para pemain ini merespons. Respons mereka luar biasa,” kata Herdman.
Setelah memastikan diri lolos ke final, Indonesia akan menghadapi Thailand. Thailand telah dipastikan menjadi juara Grup B meski masih memiliki satu pertandingan terakhir yang harus dimainkan.
Pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia dan Thailand akan berlangsung di SUGBK, Jakarta. Laga tersebut dijadwalkan digelar Senin (5/10/2026) pukul 20.00 WIB.
Editor: Aziz Arriadh