Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani atau Putri KW, telah ditunggu lawan berat di perempat final India Open 2026. (Dok. PBSI) TODAYNEWS.ID — Putri Kusuma Wardani membuka keunggulan Indonesia atas Taiwan dengan kemenangan dua gim langsung di laga terakhir Grup C Uber Cup 2026.
Meski sempat mengalami kendala pada lutut dan tekanan di awal pertandingan, ia tetap mampu mengamankan poin pembuka bagi tim Merah Putih.
Laga antara Taiwan dan Indonesia berlangsung di Forum Horsens, Denmark, pada Selasa, 28 April 2026. Pertandingan ini menjadi penentuan di fase grup.
Indonesia menurunkan Putri Kusuma Wardani sebagai tunggal pertama. Ia menghadapi wakil Taiwan, Chiu Pin-Chian.
Putri memulai gim pertama dengan permainan agresif. Ia langsung unggul cepat dengan skor 4-1.
Namun, Chiu mampu memberikan perlawanan. Ia memperkecil ketertinggalan hingga skor menjadi 3-4.
Di tengah jalannya pertandingan, Putri sempat mengalami masalah pada lututnya. Meski begitu, ia tetap melanjutkan laga setelah mendapatkan perawatan.
Putri kemudian kembali mengendalikan permainan. Ia memperlebar keunggulan menjadi 8-5 dan menutup interval dengan skor 11-7.
Selepas interval, Putri tampil semakin menekan. Ia sempat unggul jauh hingga 14-7.
Namun, kesalahan sendiri membuat keunggulan tersebut terpangkas. Chiu berhasil menyamakan skor menjadi 15-15.
Putri kembali menemukan ritme permainan di poin-poin akhir. Ia menutup gim pertama dengan kemenangan 21-17.
Memasuki gim kedua, Putri kembali tampil dominan di awal. Ia unggul cepat 4-0 sebelum dikejar oleh lawan.
Chiu bahkan sempat berbalik memimpin saat skor 6-5. Kedua pemain kemudian terlibat kejar-kejaran angka hingga imbang 11-11.
Putri meningkatkan intensitas serangan pada momen krusial. Ia menjauh dengan keunggulan 18-14 setelah lawannya melakukan sejumlah kesalahan.
Putri akhirnya memastikan kemenangan dua gim langsung. Ia menutup gim kedua dengan skor 21-17 dan membawa Indonesia unggul 1-0.
Usai pertandingan, Putri mengungkapkan rasa syukurnya. Ia juga mengakui sempat menghadapi kesulitan dalam mengantisipasi permainan lawan.
“Pertama bersyukur tidak ada cedera apapun, untuk keseluruhan sangat senang pastinya bisa menyumbangkan poin di laga pembuka untuk tim Indonesia. Tapi di lapangan tadi sebenarnya ada kesulitan karena pas akhir-akhir gim di pertama maupun kedua, memang lawan mencoba untuk melambung-lambungkan bola jadi saya memang agak sedikit bingung,” ujar Putri mengutip dari PBSI, Selasa (28/4/2026).
Ia menambahkan bahwa dirinya mencoba beradaptasi dengan memperbanyak reli. Strategi tersebut akhirnya membantu mengamankan kemenangan.
“Jadi saya berusaha buat lebih banyak pukulan, bermain rally,” lanjutnya.
Putri juga mengaku tetap merasakan atmosfer berbeda di pertandingan beregu. Ia menyebut laga pembuka menghadirkan tekanan tersendiri.
“Rasa senang saya main beregu tetap terasa seperti sebelumnya tapi memang di laga pembuka itu sebenarnya gampang-gampang susah jadi kayak sedikit ada pressure,” katanya.
Dukungan rekan satu tim menjadi faktor penting dalam performanya. Ia pun mengaku bisa bermain lebih lepas berkat dukungan tersebut.
“Untungnya dukungan di belakang dari teman-teman yang bisa membuat saya bermain enjoy terutama hari ini, seru sekali,” tutup Putri.