x

Prabowo: Lewat Kopdes Merah Putih, Negara Pegang Kendali Rantai Pasok dari Pusat hingga Desa

waktu baca 2 menit
Selasa, 21 Jul 2026 09:05 59 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Presiden Prabowo Subianto menyatakan kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/Kopdes) dapat menjadi salah satu instrumen strategis pemerintah untuk memangkas rantai pasok (supply chain) perdagangan nasional demi menyelamatkan ekonomi petani dan konsumen.

Selama ini, kata Prabowo, mata rantai distribusi yang terlalu panjang membuat sebagian besar keuntungan justru dinikmati oleh para perantara (middleman).

Hal tersebut disampaikan Prabowl saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Melalui KDMP, pemerintah untuk pertama kalinya dalam sejarah memegang kendali penuh atas jalur distribusi dari pusat hingga ke desa.

“Untuk pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia, sekarang pemerintah akan punya jalur, akan punya suatu pegangan rantai pasok, supply chain, retail chain, dari pusat sampai ke desa. Pertama kali dalam sejarah, kita sekarang tidak bisa di-blackmail. Tidak bisa nanti ada barang langka. Tidak bisa nanti ada menimbun barang di saat kritis,” kata Prabowo.

Berdasarkan hasil kajian Menteri Pertanian yang dibeberkan Presiden, margin keuntungan yang diserap oleh pihak penengah selama ini mencapai 30 hingga 40 persen dari total nilai transaksi, dengan estimasi nilai mencapai Rp313 triliun.

Akibatnya, petani dan konsumen masing-masing hanya menikmati sekitar sepertiga dari nilai ekonomi yang ada.

Dengan hadirnya KDMP, pemerintah memangkas margin besar tersebut secara signifikan. Koperasi desa diproyeksikan hanya mengambil margin sekitar 5 persen, sementara sisanya dikembalikan untuk kesejahteraan petani serta meringankan beban konsumen.

“Dengan koperasi Merah Putih, KDMP, marginnya kurang lebih 5 sampai 10 persen, saya kira koperasi ambil 5 persen sudah cukup, berarti sisanya bisa dinikmati oleh petani dan konsumen. Ini adalah keamanan ekonomi jangka panjang,” ucapnya.

Di samping efisiensi distribusi, Presiden Prabowo mengingatkan pentingnya tata kelola yang bersih dalam menjalankan program-program pro-rakyat ini. Ia memastikan pengawasan akan diperketat dan tindakan tegas tanpa kompromi akan diberlakukan terhadap segala bentuk penyelewengan.

“Sekali lagi, berkali-kali saya bilang bahwa percayalah kita tidak akan pilih kasih, kita tidak akan tebang pilih, kita tidak akan tidak bertindak terhadap penyelewengan,” tegas Presiden.

Menutup arahannya, Prabowo meyakini bahwa arah kebijakan yang berpijak pada kepentingan rakyat dan akal sehat terbukti membuahkan hasil nyata yang mulai diakui dunia internasional.

“Ternyata benar, ternyata kalau kebijakannya benar, niatnya benar, arahnya benar, sesuai dengan filosofi bangsa, sesuai dengan akal sehat, sesuai dengan itikad untuk mengabdi kepada rakyat, ternyata hasilnya real. Dunia sudah mulai mengakui,” tuturnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

7 hours ago
11 hours ago
1 day ago
1 day ago
2 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor