Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting menjaga peluang tampil di babak utama BWF World Tour Super 300 Swiss Open 2026. (Dok. PBSI) TODAYNEWS.ID — PP PBSI memastikan Anthony Sinisuka Ginting dan Moh. Zaki Ubaidillah tidak akan tampil pada ajang Macau Open 2026. Keputusan tersebut diambil setelah tim pelatih mempertimbangkan kondisi kesehatan kedua pemain tunggal putra Indonesia tersebut.
Kepala Pelatih Tunggal Putra Utama PP PBSI, Indra Wijaya, menjelaskan bahwa Ginting mengalami masalah fisik setelah tampil di Australia Open 2026. Situasi itu membuat tim memutuskan untuk tidak menurunkannya pada turnamen berikutnya.
Menurut Indra, Ginting mengalami insiden terpeleset saat menjalani pertandingan di Australia Open pekan lalu. Tim pelatih kemudian melakukan evaluasi bersama tim fisioterapis sebelum mengambil keputusan.
“Ginting mengalami insiden terpeleset saat bertanding di Australia Open pekan lalu. Setelah dilakukan evaluasi terhadap kondisinya bersama tim fisioterapis, kami memutuskan untuk menarik Ginting dari Macau Open agar proses pemulihannya bisa lebih maksimal,” ujar Indra, mengutip dari PBSI, Selasa (16/6/2026).
Selain Ginting, PBSI juga memastikan Moh. Zaki Ubaidillah atau Ubed tidak akan berangkat ke Macau Open 2026. Pebulu tangkis muda tersebut sedang mengalami gangguan kesehatan yang membuatnya belum siap bertanding.
Indra mengungkapkan Ubed saat ini terserang flu yang berdampak pada kondisi tubuhnya. Penyakit tersebut menyebabkan demam sehingga tim pelatih memilih memberikan waktu pemulihan.
“Untuk Ubed, kondisinya kurang memungkinkan untuk bertanding karena sedang terserang flu yang menyebabkan demam. Dengan mempertimbangkan kondisi kesehatannya, kami memutuskan untuk tidak memaksakan dia tampil di Macau Open dan memberikan waktu untuk pemulihan terlebih dahulu,” lanjut Indra.
PBSI menilai kesehatan atlet harus menjadi prioritas sebelum kembali mengikuti kompetisi internasional. Karena itu, kedua pemain akan mendapatkan kesempatan untuk memulihkan kondisi secara optimal.
Indra menegaskan tim pelatih dan tim medis akan terus memantau perkembangan Ginting maupun Ubed. Langkah tersebut dilakukan agar proses pemulihan berjalan sesuai rencana.
Fokus utama PBSI saat ini adalah memastikan kedua atlet dapat kembali bertanding dalam kondisi terbaik. Dengan begitu, mereka diharapkan mampu tampil maksimal pada turnamen berikutnya.
Khusus untuk Ubed, keputusan absen dari Macau Open datang setelah perjuangannya terhenti di semifinal Australia Open 2026. Pebulu tangkis muda Indonesia itu kalah dari wakil China, Dong Tian Yao.
Dalam laga semifinal yang berlangsung di Quaycentre, Sydney, Sabtu (13/6/2026), Ubed memberikan perlawanan sengit selama tiga gim. Setelah bertarung selama satu jam sembilan menit, ia akhirnya menyerah dengan skor 19-21, 21-9, dan 18-21.
Meski gagal melangkah ke final, Ubed tetap melihat pencapaiannya di Australia Open sebagai modal berharga untuk berkembang. Ia mengaku masih memiliki banyak target yang ingin diwujudkan pada masa mendatang.
“Senang bisa menembus babak semifinal Super 500 pertama kali tapi pastinya saya belum puas, masih banyak lagi yang mau saya ke kejar di depan,” ujar Ubed. “Masih banyak yang harus diperbaiki dan dievaluasi lagi,” pungkasnya.