x

PBSI Lantik 13 Pengprov Baru, Fadil Imran Tekankan Pembinaan Daerah Jadi Kunci Prestasi Nasional

waktu baca 3 menit
Selasa, 12 Mei 2026 17:30 22 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia atau PBSI resmi melantik 13 Pengurus Provinsi (Pengprov) untuk masa bakti baru dalam acara yang digelar di Pelatnas Cipayung, Selasa (12/5/2026).

Pelantikan tersebut dipimpin langsung Ketua Umum PP PBSI, M. Fadil Imran. Kegiatan itu dihadiri para ketua dan jajaran pengurus Pengprov dari berbagai daerah serta pengurus pusat PBSI.

Sebanyak 13 Pengprov PBSI yang dilantik meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Bengkulu, Kalimantan Timur, Papua Pegunungan, Papua, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Banten, dan Sumatera Utara.

Momentum pelantikan tersebut juga menjadi bagian dari konsolidasi organisasi PBSI secara nasional. Selain itu, PBSI menegaskan arah baru pembinaan bulutangkis usai melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil Thomas & Uber Cup 2026.

PP PBSI menilai penguatan prestasi bulutangkis Indonesia tidak cukup hanya bertumpu pada pelatnas nasional. Pembinaan atlet disebut harus dimulai dari proses penjaringan dan pengembangan di tingkat daerah.

“Evaluasi yang kami lakukan hari ini harus menjadi momentum perbaikan menyeluruh. PBSI harus memperkuat fondasi pembinaan dari hulu, karena masa depan bulutangkis Indonesia dimulai dari daerah,” ujar Fadil Imran.

Menurut Fadil, Pengprov PBSI memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pembinaan atlet muda. Ia menegaskan Pengprov bukan hanya sekadar struktur organisasi administratif.

“Pengprov bukan sekadar struktur organisasi, tetapi merupakan garda terdepan dalam menjaring, membina, dan menyiapkan talenta terbaik bangsa,” lanjutnya.

Fadil menilai keberhasilan Indonesia mempertahankan status sebagai salah satu kekuatan utama bulutangkis dunia sangat dipengaruhi kualitas pembinaan berjenjang. Sistem tersebut dimulai dari klub, Pengprov, hingga pelatnas nasional.

Ia juga menekankan pentingnya membangun ekosistem pembinaan yang berorientasi jangka panjang. Menurutnya, PBSI harus memiliki sistem prestasi yang terukur dan berkelanjutan menuju ajang internasional besar.

“Ke depan, kita tidak boleh hanya berorientasi pada hasil jangka pendek. Kita harus membangun ekosistem prestasi yang kuat, terukur, dan berkelanjutan,” kata Fadil.

Fadil menyebut Pengprov harus menjadi bagian penting dalam talent pipeline nasional menuju berbagai ajang besar seperti Asian Games, Kejuaraan Dunia, hingga Olimpiade 2028.

Pelantikan terpusat ini juga disebut menjadi langkah strategis PBSI dalam menciptakan efektivitas birokrasi dan efisiensi anggaran organisasi. Selain itu, langkah tersebut bertujuan menyelaraskan program kerja pusat dan daerah.

Rangkaian acara pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars PBSI, dan Mars Patriot Olahraga. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan, pengucapan janji pengurus, penandatanganan berita acara, hingga penyerahan bendera PBSI kepada ketua Pengprov.

Penyerahan bendera dilakukan sebagai simbol amanah dan tanggung jawab kepada para pengurus baru di daerah. Setelah prosesi pelantikan selesai, acara dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat dan sesi foto bersama.

Dalam kesempatan yang sama, PP PBSI bersama seluruh Pengprov juga memperingati Hari Ulang Tahun PBSI ke-75. Perayaan dilakukan melalui pemotongan tumpeng dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi bulutangkis nasional tersebut.

“Di usia ke-75 ini, PBSI harus semakin dewasa sebagai organisasi. Kita harus berani mengevaluasi, berani berbenah, dan berani memperkuat seluruh mata rantai pembinaan nasional,” ujar Fadil.

Ia berharap semangat persatuan, profesionalisme, dan pembinaan berkelanjutan terus menjadi fondasi utama PBSI. Menurutnya, langkah tersebut penting agar bulutangkis tetap menjadi sumber kebanggaan bangsa Indonesia.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

8 hours ago
11 hours ago
1 day ago
2 days ago
4 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x