x

Mendikdasmen: Revitalisasi 71 Ribu Sekolah Serap 1,1 Juta Tenaga Kerja Daerah

waktu baca 2 menit
Sabtu, 13 Jun 2026 09:27 33 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa bahwa pelaksanaan revitalisasi sekolah pada tahun 2025 telah mencapai 100 persen dengan menjangkau 16.167 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Sementara itu, pada tahun 2026 kata Abdul Mu’ti, pemerintah bersama DPR telah menyepakati alokasi dana sebesar Rp14 triliun. Anggaran ini awalnya ditujukan untuk merevitalisasi 11.744 satuan pendidikan.

Namun, dengan adanya tambahan sasaran sebanyak 60.000 sekolah, total satuan pendidikan yang akan direvitalisasi tahun ini melonjak drastis menjadi 71.744 sekolah, mulai dari jenjang TK hingga SLTA.

Hal itu diungkapkan Abdul Mu’ti, saat memberikan laporan terkait percepatan pelaksanaan program-program prioritas di bidang pendidikan kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 11 Juni 2026.

Menariknya, Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan mutu pendidikan, tetapi juga membawa dampak domino yang positif bagi perekonomian daerah. Hal ini dikarenakan sistem pengerjaan proyek dilakukan secara swakelola oleh masing-masing sekolah.

“Kami memperkirakan akan ada penyerapan tenaga kerja di tingkat daerah. Mereka yang mengerjakan revitalisasi untuk 71.744 sekolah itu sekitar 1,1 juta orang, dengan rentang waktu kerja antara 3 sampai 8 bulan,” ujar Abdul Mu’ti.

Program ini pun mendapat respons sangat positif dari masyarakat, khususnya di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Banyak sekolah yang selama puluhan tahun tidak tersentuh perbaikan infrastruktur, kini akhirnya bisa menikmati fasilitas yang layak.

Meskipun secara regulasi pembangunan sekolah merupakan tanggung jawab pemerintah daerah, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata dari Presiden Prabowo.

“Karena komitmen Bapak Presiden untuk peningkatan mutu pendidikan, kami merevitalisasi sekolah-sekolah itu, baik negeri maupun swasta, di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Selain perbaikan fisik sekolah yang sudah ada, Mendikdasmen juga melaporkan progres pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi. Program ini dirancang sebagai sekolah unggulan non-asrama yang menyediakan layanan pendidikan berkualitas dengan standar yang terintegrasi.

Untuk tahun 2026, pemerintah menargetkan pembangunan 100 Sekolah Nasional Terintegrasi. Saat ini, kementerian telah menyeleksi 36 usulan sekolah yang masuk untuk segera ditindaklanjuti.

“Insyaallah tahun ini akan dimulai. Lima sekolah akan dibuka memanfaatkan balai-balai milik Kementerian Dikdasmen, satu sekolah di Ibu Kota Nusantara (IKN), dan sembilan sekolah baru akan dibangun di daerah yang telah lolos seleksi,” pungkasnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 days ago
2 days ago
3 days ago
3 days ago
4 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit