x

Makna Kemerdekaan Ke-81 RI Bagi Hasan Nasbi

waktu baca 2 menit
Senin, 17 Agu 2026 10:37 24 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Media Hasan Nasbi memaknai 81 tahun kemerdekaan Indonesia sebagai momentum untuk menghadapi tantangan baru. Menurut dia, kemerdekaan tidak hanya berkaitan dengan terbebasnya Indonesia dari penjajahan secara fisik.

Hasan mengatakan Indonesia masih memiliki banyak pekerjaan rumah setelah 81 tahun merdeka. Ia menilai berbagai tantangan tersebut tetap harus dihadapi dalam perjalanan bangsa ke depan.

“Alhamdulillah sudah 81 tahun kita merdeka. Tentu masih banyak PR-PR yang tetap harus dijalani,” kata Hasan.

Selain persoalan pembangunan bangsa, Hasan menyoroti tantangan yang muncul dari perkembangan teknologi. Ia menilai masyarakat perlu menghadapi pengaruh algoritma yang semakin kuat dalam kehidupan sehari-hari.

Hasan mengatakan algoritma dapat memengaruhi cara seseorang menerima informasi. Pengaruh tersebut bahkan menurutnya dapat menyentuh emosi dan pola pikir masyarakat.

“Dari sisi komunikasi satu lagi tantangannya nih, kita kayaknya harus belajar merdeka dari penjajahan algoritma ini,” ujar Hasan. Ia menilai persoalan tersebut menjadi tantangan baru dalam memaknai kemerdekaan.

Menurut Hasan, masyarakat saat ini banyak berinteraksi dengan informasi yang disajikan melalui sistem algoritma. Kondisi tersebut membuat seseorang berpotensi menerima informasi sesuai pola yang dibentuk oleh sistem tersebut.

Ia menilai pengaruh algoritma tidak hanya berkaitan dengan informasi yang dikonsumsi masyarakat. Hasan menyebut emosi dan pikiran seseorang juga dapat ikut diarahkan oleh algoritma.

“Karena sekarang kebanyakan kita, emosi kita, pikiran kita, disetir oleh algoritma,” kata Hasan. Pernyataan itu menjadi sorotan Hasan dalam memaknai kemerdekaan dari perspektif komunikasi.

Hasan kemudian mendorong masyarakat membangun mekanisme untuk menghadapi pengaruh tersebut. Menurutnya, diperlukan sistem yang memungkinkan masyarakat memiliki ruang untuk menentukan sikap secara lebih mandiri.

Ia juga mengaitkan tantangan tersebut dengan perkembangan peradaban. Hasan menilai masyarakat perlu membangun peradaban yang mampu menjaga kebebasan manusia di tengah perkembangan teknologi.

“Mungkin kita harus punya sebuah mekanisme, sistem dan peradaban untuk bisa merdeka dari pendiktian oleh algoritma,” ujarnya. Menurut Hasan, kebebasan dari pengaruh algoritma menjadi salah satu tantangan baru setelah Indonesia melewati 81 tahun kemerdekaan.

Dengan demikian, Hasan melihat makna kemerdekaan memiliki tantangan yang terus berkembang. Setelah melewati 81 tahun kemerdekaan, masyarakat Indonesia dinilai perlu menjaga kebebasan berpikir dan mengelola pengaruh teknologi secara mandiri.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
1 day ago
3 days ago
3 days ago
3 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor