x

Keputusan VAR Kembali Diperdebatkan pada Laga Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026

waktu baca 2 menit
Jumat, 26 Jun 2026 09:29 71 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Teknologi Video Assistant Referee (VAR) kembali menjadi sorotan pada Piala Dunia 2026. Kali ini, kontroversi muncul dalam laga Jerman melawan Ekuador setelah gol pembuka Die Mannschaft memicu perdebatan.

Insiden bermula pada menit-menit awal pertandingan Grup E yang berlangsung Jumat (26/6/2026). Aksi Aleksandar Pavlovic saat menguasai bola menjadi pusat perhatian.

Dalam duel udara, Pavlovic mengangkat kaki tinggi untuk mengontrol bola. Tindakan tersebut dinilai sejumlah pihak sebagai pelanggaran berbahaya terhadap pemain Ekuador.

Meski terjadi benturan, wasit membiarkan permainan berlanjut. Serangan Jerman kemudian berujung gol yang dicetak Leroy Sane.

Keputusan tersebut memicu protes dari kubu Ekuador. Mereka menilai benturan yang terjadi seharusnya dihentikan sebelum gol tercipta.

Menurut analisis ESPN yang dikutip dalam artikel sumber, VAR telah meninjau insiden tersebut. Namun, tim VAR memutuskan tidak melakukan intervensi sehingga keputusan wasit di lapangan tetap berlaku.

Keputusan itu kembali memunculkan perdebatan mengenai standar intervensi VAR di Piala Dunia 2026. Ambang batas kapan suatu insiden dianggap sebagai kesalahan yang jelas kembali dipertanyakan.

Artikel sumber juga menyoroti bahwa polemik VAR tidak hanya terjadi pada laga Jerman melawan Ekuador. Beberapa pertandingan lain di turnamen ini juga memunculkan kontroversi serupa.

Dalam laga antara Amerika Serikat dan Paraguay, wasit mengubah keputusan setelah meninjau rekaman video. Perubahan itu menghasilkan hadiah penalti untuk Amerika Serikat, tetapi memicu protes karena dianggap terlambat.

Kontroversi lain muncul saat Prancis menghadapi Irak. Sebuah gol dianulir setelah teknologi offside semi-otomatis menyatakan penyerang berada beberapa sentimeter dalam posisi offside.

Laga antara Inggris melawan Ghana juga tidak lepas dari perdebatan. VAR mengubah keputusan tendangan bebas menjadi kartu merah setelah meninjau pelanggaran di tepi kotak penalti.

Serangkaian insiden tersebut membuat penggunaan VAR kembali menjadi bahan diskusi sepanjang turnamen. Perbedaan penanganan pada setiap pertandingan dinilai memunculkan pertanyaan mengenai konsistensi penerapan teknologi tersebut.

Insiden yang melibatkan Pavlovic dalam laga Jerman kontra Ekuador menjadi salah satu contoh yang paling banyak disorot. Keputusan VAR untuk tidak mengubah hasil di lapangan kembali memunculkan perdebatan mengenai sejauh mana teknologi dapat menciptakan keadilan dalam pertandingan sepak bola.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
1 day ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor