x

Jokowi Tidak Akan Tinggalkan Prabowo Meski Gabung PSI

waktu baca 3 menit
Senin, 15 Jun 2026 15:41 54 Akbar Budi

TODAYNEWS.ID – Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) diyakini tidak akan meninggalkan Prabowo Subianto setelah menduduki jabatan Ketua Dewan Pembina DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

“Kehadiran Jokowi sebagai dewan pembina PSI ditengarai tidak langsung membuat PSI mengambil keputusan meninggalkan dukungan kepada pemerintahan Prabowo Subianto,” kata pengamat politik Citra Institute, Efriza kepada TODAYNEWS, Senin (15/6/2026).

Efriza mengatakan, PSI masih menunggu perkembangan politik tanah air pasca bergabungnya Jokowi. Tentu, kata dia, PSI memiliki hitung-hitungan tersendiri.

“Dalam jangka pendek, PSI masih wait and see menimbang tetap dalam koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran atau akan mencoba berada di luar pemerintahan dengan mengusung Gibran sebagai capres,” ujarnya.

Efriza memandang, PSI masih menunggu hasil dari safari politik Jokowi. Safari yang dilakukan untuk mengukur kekuatan PSI di daerah.

“PSI ditengarai masih menunggu hasil safari politik Jokowi untuk mengukur elektabilitas PSI apakah ke dongkrak atau stagnan, jadi sifat wait and see sangat pragmatis, tergantung Jokowi dan keluarganya dan tergantung hasil safari politik Jokowi,” jelasnya.

Wakil Ketua Pembina DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie mengatakan, saat ini PSI sedang melengkapi struktur organisasi di tingkat provinsi hingga desa.

“Jadi PSI secara nasional di semua provinsi DPW, agar melengkapi struktur sampai di tingkat desa dan kelurahan,” kata Grace dikutip Minggu (14/6/2026).

Grace menyampaikan, perbaikan struktur organisasi harus segera diselesaikan pada tahun ini. Sebab, tahun depan akan dilakukan verifikasi.

“Ini serentak di wilayah lain juga berlangsung karena kita tahun depan kita sudah masuk verifikasi,” ujae Grace.

Setelah menyelesaikan struktur organisasi, PSI akan segera menyiapkan Joko Widodo (Jokowi) untuk berkeliling daerah dan mengkampanyekan PSI di masyarakat.

“Agar Bapak Dewan Pembina bisa segera secara formal memakai jaket PSI dan ikut menyapa masyarakat,” beber Grace.

Sementara itu, Ketua DPP PSI, Bestari Barus mengatakan, Jokowi dalam waktu dekat ini akan mengenakan jaket Dewan Pembina DPP PSI.
Hal itu juga sebagai penanda bahwa Presiden ke-7 RI iti tidak lagi kaitannya dengan PDIP.

Bestari mengungkapkan penyematan jaket akan dilakukan Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep.

“Tetapi nanti, setelah disematkan jaket itu dan diumumkan secara resmi oleh Ketua Umum,” ujar Bestari.

Mantan Politikus Partai NasDem itu menekankan, penyematan jaket tersebut akan memperjelas status politik Jokowi ke depan.

“Itu menjadi permakluman publik sebesar-besarnya bahwa Pak Jokowi sudah bersama PSI dan tidak lagi bersama PDI,” jelas Bestari.

Kendati begitu, Bestari tidak memberikan informasi terkait kapan dan di mana penyematan jaket Dewan Pembina DPP PSI dilaksanakan.

“Menyesuaikan dengan waktu dan tempat nanti di mana Ketua Umum yang akan menyematkan secara simbolis, dimulainya efektifnya beliau nanti Pak Jokowi sebagai Ketua Dewan Pembina,” pungkas Bestari.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

23 hours ago
1 day ago
2 days ago
2 days ago
5 days ago
5 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor