x

Iran Tutup Total Selat Hormuz Usai AS Lancarkan Serangan Udara Baru

waktu baca 2 menit
Kamis, 11 Jun 2026 20:00 37 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Ketegangan di Timur Tengah kembali memuncak setelah Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran resmi menutup total Selat Hormuz, mulai Kamis (11/6/2026) pagi, menyusul tindakan agresi militer terbaru Amerika Serikat (AS).

IRGC memperingatkan bahwa setiap kapal yang mendekati jalur perairan strategis tersebut akan menghadapi tindakan tegas.

Menyusul agresi terbaru pada dini hari tadi, unit komando tertinggi Iran memerintahkan penutupan jalur perairan Selat Hormuz.

“Mulai saat ini, karena ketidakamanan di kawasan tersebut, Selat Hormuz dinyatakan tertutup untuk dilalui oleh semua kapal, termasuk kapal tanker minyak dan kapal komersial, dan setiap lalu lintas akan menjadi sasaran,” kata Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya dalam sebuah pernyataan.

Selanjutnya, IRGC meminta seluruh kapal tanker minyak dan kapal komersial yang berada di Teluk Persia serta Laut Oman untuk tetap bertahan di posisinya. Mereka menegaskan bahwa kapal yang nekat mendekati selat tersebut akan dianggap bekerja sama dengan musuh.

“Mulai sekarang, Selat Hormuz ditutup sepenuhnya. Setiap lalu lintas kapal di selat ini akan ditindak tegas,” bunyi pernyataan resmi IRGC.

Iran menegaskan bahwa langkah ini diambil karena AS berulang kali melanggar syarat gencatan senjata. IRGC bahkan melabeli pasukan AS di kawasan tersebut sebagai “tentara teroris” yang menjadi dalang di balik meningkatnya ketidakamanan wilayah.

Angkatan Laut IRGC mengatakan bahwa penutupan akan tetap berlaku hingga pemberitahuan lebih lanjut. Sementara bagi kapal-kapal komersial disarankan untuk menghindari melintasi selat tersebut demi keselamatan mereka sendiri.

Sebagai informasi, Selat Hormuz adalah salah satu jalur perairan strategis terpenting di dunia, tempat sekitar seperlima konsumsi minyak bumi global melewatinya.

Sementara pada dini hari Kamis sebagaimana dilaporkan Press TV, ledakan baru dilaporkan terjadi di beberapa bagian provinsi Hormozgan Iran dan wilayah selatan lainnya.

Sedangkan militer AS mengkonfirmasi peluncuran gelombang agresi baru tanpa provokasi terhadap Republik Islam.

Menurut laporan kantor berita Iran itu, ledakan terdengar di wilayah Sirik dan Qeshm di Hormozgan, sementara sistem pertahanan udara aktif di Pulau Qeshm.

Serangan itu menyusul agresi yang dilakukan dua hari sebelumnya di wilayah yang sama, yang menargetkan, antara lain, dua waduk air sipil di provinsi pesisir tersebut.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

6 hours ago
7 hours ago
1 day ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit