x

Eskalasi Memuncak: Iran-AS Saling Balas Serangan Militer

waktu baca 2 menit
Selasa, 14 Jul 2026 13:04 26 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah serangkaian aksi militer yang saling membalas antara Republik Islam Iran dan Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan pernyataan resmi dari Departemen Hubungan Masyarakat Angkatan Darat Iran pada Senin (13/7/2026) malam seperti dilaporkan Press TV, serangkaian serangan drone kamikaze telah diluncurkan ke berbagai fasilitas militer AS di Kuwait.

Serangan tersebut diklaim berhasil melumpuhkan infrastruktur vital, termasuk sistem komunikasi, tangki bahan bakar, unit pertahanan udara Patriot, menara kontrol, dan depot amunisi.

Selain serangan udara, Angkatan Laut Iran dilaporkan telah menembakkan rudal jelajah sebagai respons atas serangan rudal AS terhadap basis militer Iran sebelumnya.

Pihak militer Iran menegaskan bahwa operasi ini merupakan tindakan defensif yang sah sebagai balasan atas agresi yang dianggap melanggar kedaulatan negara.

“Serangan defensif Iran sebagai tanggapan terhadap agresi, yang dirancang secara proporsional dengan tingkat pelanggaran musuh yang khianat, akan terus berlanjut dengan kekuatan penuh.”

Dalam pesannya, militer Iran juga memperingatkan bahwa setiap tindakan agresi lebih lanjut dari pihak AS akan dibalas dengan kekuatan yang lebih besar.

Mereka menegaskan bahwa seluruh aset militer Amerika di kawasan tersebut kini berada dalam jangkauan dan menjadi target prioritas.

Dalam respons angkatan laut yang terkoordinasi, Angkatan Laut Iran menembakkan rudal jelajah ke kapal Amerika yang bermusuhan setelah serangan rudal AS terhadap pusat-pusat militer Iran, dan berhasil menetralisir ancaman tersebut.

Gelombang drone kamikaze Iran juga dilaporkan menyerang dan merusak sistem komunikasi, tangki penyimpanan bahan bakar, baterai pertahanan udara Patriot, menara kontrol, dan gudang amunisi milik tentara AS yang teroris di pangkalan-pangkalan mereka di Kuwait.

Lebih lanjut, dalam pesan itu, ditegaskan juga bahwa semua pangkalan dan aset Amerika di kawasan itu tetap menjadi target yang sah dan prioritas tinggi bagi angkatan bersenjata Iran.

Militer AS mengumumkan putaran baru serangan teror

Sementara itu, Komando Pusat militer AS (CENTCOM) mengatakan telah melakukan gelombang serangan teroris terbaru terhadap Iran atas arahan Presiden Donald Trump.

“Serangan-serangan ini akan terus memberikan kerugian besar bagi pasukan Iran dan mengurangi kemampuan mereka untuk menyerang warga sipil yang tidak bersalah dan kapal-kapal komersial di Selat Hormuz,” kata CENTCOM pada X.

Ledakan terdengar di Bandar Abbas dan di Pulau Kish. Kantor Berita Fars Iran melaporkan bahwa beberapa ledakan telah terdengar di Jam, sebuah kota di selatan provinsi Bushehr, Iran, dan di Pulau Qeshm.

Trump mengatakan bahwa AS akan menyerang Iran dengan keras pada Senin malam dan Selasa.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

4 hours ago
4 hours ago
1 day ago
5 days ago
5 days ago
5 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor