x

Erick Thohir Saksikan Laga Pembuka IWL 2026 antara Persita vs Garudayaksa

Laporan: Afrizal Ilmi

3 minutes reading
Sunday, 18 Oct 2026 14:00 23

TODAYNEWS.ID — Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyaksikan langsung pertandingan pembuka Indonesia Women’s League (IWL) 2026 yang mempertemukan Garudayaksa Women melawan Persita Women di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (18/10/2026).

Dalam laga perdana tersebut, Persita Women sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 melalui gol dramatis Diana Anisa pada menit ke-89.

Kemenangan ini menjadi modal awal bagi Persita Women untuk mengarungi kompetisi sepak bola putri tersebut. Gol Diana sekaligus memastikan tim berjuluk Pendekar Cisadane itu membawa pulang tiga poin setelah pertandingan berlangsung ketat hingga penghujung laga.

Tembakan terukur Diana Anisa pada menit ke-89 gagal dihalau penjaga gawang Garudayaksa Women. Gol tersebut menjadi pembeda dalam pertandingan pembuka IWL 2026.

Pelatih Persita Women, Febri Bobihoe, bersyukur atas kemenangan yang diraih anak asuhnya. Dia menilai hasil tersebut merupakan buah dari kerja keras para pemain, terlebih timnya tampil tanpa diperkuat pemain asing.

“Alhamdulillah pagi ini dapat tiga poin. Ini kerja keras para pemain. Kita tanpa pemain asing, anak-anak mampu menang dengan kerja keras dan dapat hasil maksimal,” kata Febri seusai pertandingan.

Febri menjelaskan, persiapan tim menjelang kompetisi difokuskan pada peningkatan kondisi fisik dan kekompakan antarpemain. Selain itu, dia berupaya membangun kepercayaan diri agar para pemain mampu menghadapi pertandingan dengan maksimal.

“Sejak awal saya menyiapkan tim sebaik mungkin. Jadi langkah awal kita mempersiapkan fisik, kekompakan, dan saya tanamkan ke pemain adalah percaya diri. Kalau mau kerja keras pasti dapat hasil terbaik dan harus berjuang keras,” ujarnya.

Pemain Persita Women, Ayunda, juga mengakui pertandingan melawan Garudayaksa Women tidak berjalan mudah. Menurut dia, kualitas pemain lawan membuat pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi.

“Alhamdulillah menang dan tiga poin. Tak mudah tentunya dan kita selalu saling menyemangati. Intensitas pertandingan tinggi, Garudayaksa Women pemainnya bagus-bagus, tapi kita bisa tunjukkan permainan terbaik,” tutur Ayunda.

Di kubu lawan, pelatih Garudayaksa Women, Yopie Riwoe, menilai ketegangan pada pertandingan perdana menjadi salah satu faktor yang memengaruhi penampilan timnya. Sejumlah taktik yang telah disiapkan sebelum laga belum dapat dijalankan secara optimal.

“Pertandingan tegang bagi anak-anak karena ini pertandingan awal. Harapan pertandingan berikutnya kami bisa comeback lebih baik,” kata Yopie.

Dia mengakui strategi yang dirancang tim pelatih belum berjalan sesuai harapan. Meski demikian, Yopie tetap mengapresiasi perjuangan para pemain Garudayaksa Women dalam menghadapi Persita Women.

“Ada beberapa taktik dan strategi yang tidak jalan karena ini adalah pertandingan pertama dan tegang. Strategi yang kita mau itu kurang berjalan begitu baik, tetapi anak-anak sudah tampil maksimal,” ungkapnya.

Sementara itu, pemain Garudayaksa Women, Ellen Tria Ferlika, mengatakan para pemain telah berusaha memberikan penampilan terbaik meski belum berhasil mengamankan poin. Dia berharap perjuangan di lapangan dapat menjadi bagian dari proses pembuktian kemampuan para pemain untuk bersaing memperebutkan tempat di tim nasional.

“Pertandingan cukup panas. Tentu semua pemain ingin memberikan yang terbaik dan berjuang membuktikan untuk bisa bersaing di timnas,” pungkasnya.

 

Editor: Aziz Arriadh

Pilkada & Pilpres

LAINNYA