x

Brasil Bangkit Tundukkan Jepang 2-1, Ancelotti Puji Mental Selecao

waktu baca 3 menit
Selasa, 30 Jun 2026 05:49 29 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Timnas Brasil memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah bangkit mengalahkan Jepang dengan skor 2-1 pada pertandingan babak 32 besar di Houston Stadium, Selasa (30/6/2026) dini hari WIB. Selecao membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal pada babak pertama.

Jepang membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Kaishu Sano. Tim asuhan Hajime Moriyasu mampu mempertahankan keunggulan hingga turun minum berkat organisasi pertahanan yang disiplin.

Brasil baru mampu menyamakan kedudukan pada babak kedua melalui sundulan Casemiro. Saat laga tampak akan berlanjut ke babak tambahan, Gabriel Martinelli muncul sebagai pahlawan dengan mencetak gol kemenangan pada masa injury time.

Kemenangan tersebut membawa tim asuhan Carlo Ancelotti melaju ke babak 16 besar. Brasil kini tinggal menunggu lawan berikutnya, yakni pemenang pertandingan Pantai Gading melawan Norwegia.

Ancelotti menilai keberhasilan timnya tidak lepas dari kesabaran para pemain dalam menghadapi pertahanan rapat Jepang. Ia juga memberikan pujian terhadap kualitas permainan Samurai Biru yang mampu menyulitkan Brasil sepanjang pertandingan.

“Kesabaran kami sama sekali belum habis. Tim memiliki banyak pilihan baik di lapangan maupun di bangku cadangan. Jepang bukanlah lawan yang mudah; mereka sangat terorganisir dan bermain dengan intensitas tinggi,” kata Ancelotti.

Pelatih asal Italia itu juga menjelaskan alasan tidak memainkan Neymar meski kondisinya sudah membaik. Menurutnya, sang penyerang sedianya disiapkan apabila pertandingan harus berlanjut hingga babak tambahan waktu.

“Saya berencana untuk mempertahankan Neymar hingga babak tambahan. Jika kami tidak mencetak gol kedua, dia akan masuk pada menit ke-105. Saya tidak ingin mengubah struktur tim, karena para pemain tampil sangat baik di lapangan,” jelas Ancelotti.

Di kubu Jepang, kekalahan ini kembali memperpanjang penantian Samurai Biru untuk meraih kemenangan pertama di fase gugur Piala Dunia. Empat tahun lalu, Jepang juga harus angkat koper setelah kalah adu penalti dari Kroasia pada babak 16 besar.

Meski gagal melangkah lebih jauh, Hajime Moriyasu tetap memberikan apresiasi kepada para pemain dan suporter Jepang. Seusai laga, ia membungkuk di depan tribun sebagai bentuk penghormatan kepada para pendukung yang terus memberikan dukungan.

“Saya menerima hasil ini dan akan menggunakannya sebagai motivasi untuk membangun tim yang lebih kuat di masa depan,” ujar Moriyasu.

Moriyasu mengaku sangat kecewa karena timnya harus tersingkir setelah tampil maksimal sepanjang turnamen. Ia menilai para pemain telah berjuang keras, namun hasil akhir belum berpihak kepada Jepang.

“Saya sangat kecewa karena kami harus berhenti di titik ini dalam turnamen. Namun, para pemain telah memberikan yang terbaik dalam pertandingan hari ini, serta sepanjang perjalanan untuk sampai di sini,” ujar Moriyasu, dikutip dari FIFA, Selasa (30/6/2026).

Pelatih berusia 57 tahun itu juga tidak bisa menyembunyikan kesedihannya usai peluit panjang berbunyi. Menurutnya, seluruh tim sudah mengerahkan kemampuan terbaik, tetapi tetap gagal melanjutkan perjalanan di Piala Dunia 2026.

“Saat ini, saya benar-benar hancur karena seluruh tim telah memberikan yang terbaik tetapi tetap tidak bisa melaju,” kata Moriyasu.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 hour ago
20 hours ago
22 hours ago
2 days ago
3 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor