x

Bandara Palu Sebut Kabut Asap Sebabkan Sejumlah Penerbangan Batal

Laporan: Azis Arriadh

2 minutes reading
Saturday, 17 Oct 2026 13:43 27

TODAYNEWS.ID – Otoritas Bandar Udara (Bandara) Mutiara Sis Al-Jufri Palu menyebut kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), ditambah dorongan angin kencang (tailwind), menyebabkan sejumlah penerbangan dari dan menuju ibu kota Sulawesi Tengah (Sulteng) terganggu hingga dibatalkan.

‎”Pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6554 rute Makassar-Palu (UPG-PALU) dan ID 6555 rute Palu-Makassar dibatalkan. Pihak maskapai mengambil keputusan pembatalan setelah menunggu dan memperhatikan kondisi cuaca yang belum membaik,” kata Kepala Seksi Teknik dan Operasi Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu Winariyanto, di Palu, Sabtu.

Winariyanto menjelaskan, pembatalan tersebut diputuskan oleh pihak maskapai dengan mengutamakan keselamatan penerbangan setelah kondisi cuaca dinilai belum menunjukkan perbaikan.

‎Selain penerbangan Batik Air, cuaca buruk akibat dorongan angin dari arah teluk juga berdampak pada operasional Lion Air dengan nomor penerbangan JT 780.

‎Pesawat tersebut sempat melakukan prosedur gagal mendarat (go-around) sebelum akhirnya kembali ke bandara asal (Return to Base/RTB) di Makassar pada Jumat (17/10) pukul 19.01 WITA. Keputusan itu diambil setelah pesawat menghadapi embusan angin belakang dengan kecepatan mencapai 20 knot.

Winariyanto mengatakan, operasional penerbangan di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri kerap menghadapi dua kendala utama, yakni jarak pandang yang berada di bawah standar minimum pendaratan akibat sebaran kabut asap serta dorongan angin belakang ketika pesawat hendak mendarat.

‎‎”Saat ini kondisi jarak pandang di Bandara Mutiara terpantau fluktuatif, berkisar antara 3 hingga 5 kilometer,” ujarnya.
‎Dampak cuaca ekstrem juga memengaruhi penerbangan antardaerah di Sulteng. Pesawat Wings Air dengan rute Palu-Tolitoli dipastikan batal terbang karena jarak pandang di Bandara Tolitoli menurun hingga di bawah batas aman penerbangan akibat kabut asap.

“‎Kami mengimbau para pengguna jasa transportasi udara memaklumi situasi gangguan cuaca dan terus memperbarui informasi jadwal keberangkatan melalui perwakilan maskapai terkait,” ujar Winariyanto.

Editor: Azis Arriadh

Pilkada & Pilpres

LAINNYA