x

Ambisi Besar Prabowo di Gorontalo: Bidik Target Bebas Impor BBM dalam 4 Tahun

waktu baca 2 menit
Kamis, 25 Jun 2026 10:23 32 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Indonesia membidik target besar untuk sepenuhnya lepas dari ketergantungan impor bahan bakar minyak (BBM) dan pangan dalam tiga hingga empat tahun ke depan.

Cetak biru kemandirian nasional ini ditegaskan kembali oleh Presiden Prabowo Subianto di hadapan ribuan petani dan nelayan dalam puncak acara Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII 2026 di Sport Center Limboto, Gorontalo, Rabu (24/6/2026).

Di sektor energi, langkah konkret terdekat adalah peluncuran bahan bakar B50 pada Juli mendatang. Program ini memanfaatkan 50 persen campuran biodiesel berbasis minyak kelapa sawit mentah (CPO).

“Bulan Juli ini, berapa hari lagi, kita akan launching B50. B50 solar akan kita olah dari kelapa sawit 50 persen. Dengan demikian, kita tidak akan impor solar lagi dari luar negeri, dan kita akan menghemat banyak sekali,” ujar Prabowo optimistis.

Ia memproyeksikan transisi ini akan rampung total dalam waktu tiga sampai empat tahun ke depan.

“Saya perkirakan 3 tahun lagi, maksimal 4 tahun lagi, kita akan swasembada energi. Kita tidak mau impor apapun untuk BBM kita, untuk energi kita,” katanya.

Selanjutnya Prabowo juga menyatakan komitmen pemerintah untuk mewujudkan kemandirian bangsa melalui penguatan sektor pangan dengan terus bekerja keras melakukan berbagai pembenahan dalam mengatasi berbagai tantangan yang selama ini menghambat kemajuan bangsa.

Prabowo menegaskan tekad pemerintah untuk menjaga kekayaan nasional agar dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat.

“Sekarang sudah mulai kelihatan. Usaha kita yang sudah kelihatan nyata yaitu swasembada pangan,” tegas Prabowo.

Selain itu, Prabowo mengatakan kebutuhan pangan merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat ditunda. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya memastikan ketersediaan pangan nasional sekaligus memperkuat kesejahteraan petani dan nelayan sebagai ujung tombak ketahanan pangan Indonesia.

Prabowo juga mengungkapkan bahwa keberhasilan sektor pangan nasional mulai mendapat perhatian dunia.

Indonesia kini memiliki surplus sejumlah komoditas strategis, termasuk pupuk, sehingga mampu membantu memenuhi kebutuhan negara lain. Selain itu, sejumlah negara juga mulai meminta pasokan beras dan jagung dari Indonesia.

“Alhamdulillah kita sekarang sudah mulai ekspor, kita sekarang bantu negara-negara lain. Negara-negara banyak yang minta pupuk dari kita. Negara-negara lain banyak minta beras dari kita, jagung dari kita. Silakan, asal harganya benar,” ungkap Prabowo.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 hours ago
14 hours ago
1 day ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor