x

Iran Ancam Kapal yang Langgar Aturan Transit di Selat Hormuz

Laporan: Akbar Budi Prasetia

waktu baca 2 menit
Rabu, 28 Okt 2026 09:00 77

TODAYNEWS.ID – Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayor Jenderal Ali Abdollahi, memperingatkan kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz di luar rute dan ketentuan yang ditetapkan Teheran akan menghadapi risiko keamanan serius hingga kerusakan parah.

Ia menegaskan, Angkatan Bersenjata Iran masih memegang kendali dan melakukan pengawasan ketat terhadap kawasan Teluk Persia, pulau-pulau di sekitarnya, serta Selat Hormuz.

Menurut Abdollahi, Angkatan Laut dan pasukan darat Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memantau seluruh pergerakan di kawasan strategis tersebut.

Ia juga membantah klaim para pemimpin Amerika Serikat (AS) dan pemberitaan media internasional yang menyebut Selat Hormuz tetap terbuka dan bebas dilalui kapal.

Abdollahi menyatakan, jalur pelayaran tersebut sepenuhnya berada di bawah kendali Iran dan pengawasan Angkatan Laut IRGC.

Selain Selat Hormuz, ia mengatakan militer Iran juga memperketat pengawasan di perairan Laut Oman beserta garis pantainya. Menurut dia, pasukan Iran memantau pergerakan pihak yang dianggap sebagai musuh dan tidak akan mengizinkan kapal yang melanggar ketentuan untuk melintas.

Ia menegaskan, wilayah Teluk Persia, pulau-pulau di sekitarnya, Laut Oman, serta jalur masuk dari sisi timur dan barat Selat Hormuz berada dalam kendali Angkatan Bersenjata Iran.

Iran Peringatkan Kapal yang Melanggar

Abdollahi kembali menegaskan bahwa selama Selat Hormuz ditutup, kapal tidak diizinkan melintasi jalur strategis itu di luar rute dan pengaturan yang ditetapkan Iran.

“Kapal pelanggar mana pun yang berupaya, dengan alasan apa pun, untuk melintas di luar rute yang telah ditentukan dan pengaturan Iran akan menghadapi bahaya keamanan dan akan mengalami kerusakan serius,” kata Abdollahi, mengutip kantor berita Tasnim, pada Selasa (27/10/2026).

Ia juga mengklaim kesiapan militer Iran saat ini lebih kuat dibandingkan sebelumnya. Menurut dia, angkatan bersenjata negara tersebut memiliki persenjataan dan peralatan yang lebih baru serta canggih untuk mempertahankan kehadirannya di kawasan Teluk Persia, Selat Hormuz, dan Laut Oman.

Abdollahi menambahkan, militer Iran akan merespons setiap provokasi atau tindakan agresif dengan kekuatan yang lebih besar dibandingkan sebelumnya.

Pernyataan tersebut menegaskan sikap Teheran yang menempatkan kendali atas Selat Hormuz sebagai bagian penting dari strategi pertahanan dan keamanan regionalnya.

Editor: Azis Arriadh

LAINNYA